Pemkot Depok Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Mendapat Layanan Kesehatan Meski BPJS Tidak Aktif

- Reporter

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan masyarakat kurang mampu tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk dalam kondisi gawat darurat, meskipun kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan tidak aktif. Berbagai skema bantuan telah disiapkan agar warga yang memenuhi persyaratan tetap mendapatkan penanganan medis.

Salah satu warga Kecamatan Tapos, Tri Ginarti, mengaku merasakan langsung manfaat bantuan tersebut. Ia menceritakan anaknya yang didiagnosis menderita batu empedu sempat menjalani perawatan di RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA) sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) untuk penanganan lebih lanjut.

Karena keterbatasan biaya, keluarga kemudian mengajukan bantuan sosial melalui pemerintah setempat, mulai dari tingkat kelurahan hingga Pemerintah Kota Depok.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok yang telah membantu sehingga anak kami bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” ujar Tri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap memberikan perhatian kepada warga kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat medis.

Menurut Devi, Kota Depok hingga kini masih menjalankan skema kepesertaan JKN sesuai ketentuan pemerintah pusat dan belum menerapkan sistem Universal Health Coverage (UHC) Prioritas maupun UHC Non Cut Off.

Meski demikian, Pemkot Depok telah menyiapkan berbagai mekanisme agar masyarakat yang memenuhi syarat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan.

Ia mengatakan, bagi warga kurang mampu yang mengalami kondisi gawat darurat tetapi kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif, pemerintah dapat memberikan pelayanan melalui Skema Jaminan Kesehatan Tahun 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, apabila pasien belum dapat mengakses layanan melalui JKN, pemerintah daerah juga menyediakan mekanisme Surat Jaminan Pelayanan (SJP) sebagai alternatif pembiayaan pelayanan kesehatan.

Dalam upaya memperluas perlindungan jaminan kesehatan, Pemkot Depok juga memanfaatkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan. Warga yang memenuhi persyaratan akan didaftarkan secara bertahap sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah Bantuan Pemerintah Daerah (PBPU BP Pemda).

Untuk mempercepat penanganan pasien dalam kondisi darurat, Dinas Kesehatan telah membangun koordinasi dengan Dinas Sosial, fasilitas pelayanan kesehatan, serta rumah sakit rujukan di dalam maupun luar Kota Depok yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Melalui berbagai skema tersebut, Pemkot Depok berharap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tetap dapat memperoleh penanganan secara cepat dan tepat, tanpa terkendala persoalan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

Berita Terkait

Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Perkuat Branding & Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui Amazing Build Fest 2 di MARGOCITY
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Donasi Buku “Sejuta Buku Sejuta Impian”, LKSA Primago melalui Gerakan Ayo Peduli Sesama Dukung Literasi Siswa SDN Cibereum 1 Bogor
Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tampil dan Hadiri Kegiatan Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Al Muhajirin Depok
Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:53 WIB

RT004/RW009 Sukatani Pastikan Sinergitas dengan Pemkot Depok Guna Mengejar Ketertinggalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Peringati Maulid Nabi dan Hari Santri 2026, Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sukmajaya Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Karakter Generasi Muda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Warga Rawageni Depok Sulap Dana RW Rp300 Juta Jadi Mobil Jenazah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Futsal Depok Bidik Juara Grup A Porprov Jabar 2026 Usai Amankan Tiga Poin Perdana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Wajah Baru Margonda: DPUPR Depok Gencarkan Aksi Bersih-Bersih Trotoar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Zebra Cross Jalan ARH Memudar, Dishub Depok Koordinasi dengan Pusat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Usul Enam Jalan Nasional Jadi Jalan Kota, Pemkot Depok Target Pemeliharaan Lebih Fleksibel

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BKKBN dan Komisi IX DPR RI Komitmen Wujudkan Keluarga Berkualitas

Berita Terbaru

Melalui alokasi program Dana RW senilai Rp300 juta dari Pemkot Depok, pengurus RW 01 Rawageni, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung meralisasikannya untuk pengadaan sarana mobil jenazah. (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Warga Rawageni Depok Sulap Dana RW Rp300 Juta Jadi Mobil Jenazah

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:35 WIB