Gerus Citra Kota Penyangga, Depok Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan Nusantara DEPOK – Kota Depok kini semakin membuktikan taringnya di sektor pariwisata domestik dan tidak lagi sekadar menjadi kota penyangga bagi Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok yang dirilis pada Rabu (1/7/2026), wilayah ini mencatatkan pergerakan pariwisata yang sangat positif. Sepanjang periode tersebut, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Depok menembus angka 1,11 juta perjalanan. Tingginya angka kunjungan ini memperlihatkan bahwa daya tarik Kota Depok kian memikat, baik sebagai tujuan liburan singkat, perjalanan keluarga, maupun urusan bisnis. Sebaliknya, dinamika mobilitas warga lokal juga tergolong sangat tinggi. BPS mencatat pergerakan warga Depok yang melakukan perjalanan ke luar daerah mencapai angka 1,75 juta perjalanan, menunjukkkan aktifnya pergerakan masyarakat setempat. Geliat pariwisata ini secara langsung berdampak positif pada industri perhotelan di kota tersebut. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel gabungan untuk kelas bintang dan nonbintang secara keseluruhan menyentuh angka 47,25 persen. Jika dibedah, performa hotel berbintang jauh lebih unggul dengan mencatatkan angka okupansi sebesar 54,63 persen, sementara hotel kelas nonbintang berada di angka 32,13 persen. Selain tingkat keterisian kamar yang baik, durasi menginap para tamu di akomodasi Kota Depok juga menunjukkan angka yang cukup stabil. Untuk rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang berada pada angka 1,59 malam. Di sisi lain, para pengunjung yang memilih akomodasi di hotel nonbintang rata-rata menghabiskan waktu sedikit lebih lama, yakni 1,68 malam. Fenomena menarik terlihat dari durasi kunjungan tamu internasional yang singgah di kota ini. Meski jumlahnya tidak sebanyak pelancong domestik, rata-rata lama menginap tamu asing di Depok jauh lebih panjang, yakni mencapai 3,25 malam. Sementara untuk rata-rata lama menginap para tamu domestik secara umum tercatat berada di angka 1,59 malam. Lonjakan angka kunjungan serta stabilnya sektor perhotelan ini menjadi sinyal kuat bagi arah pertumbuhan kota ke depan. Depok kini tidak hanya sukses berkembang sebagai kawasan hunian komuter yang padat. Dengan potensi yang terus digali, kota ini mulai bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan lewat sektor pariwisata. Sumber Berita: Indoraya Today (indorayatoday.com)

- Reporter

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – DEPOK – Kota Depok kini semakin membuktikan taringnya di sektor pariwisata domestik dan tidak lagi sekadar menjadi kota penyangga bagi Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok yang dirilis pada Rabu (1/7/2026), wilayah ini mencatatkan pergerakan pariwisata yang sangat positif. Sepanjang periode tersebut, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Depok menembus angka 1,11 juta perjalanan.

Tingginya angka kunjungan ini memperlihatkan bahwa daya tarik Kota Depok kian memikat, baik sebagai tujuan liburan singkat, perjalanan keluarga, maupun urusan bisnis. Sebaliknya, dinamika mobilitas warga lokal juga tergolong sangat tinggi. BPS mencatat pergerakan warga Depok yang melakukan perjalanan ke luar daerah mencapai angka 1,75 juta perjalanan, menunjukkkan aktifnya pergerakan masyarakat setempat.

Geliat pariwisata ini secara langsung berdampak positif pada industri perhotelan di kota tersebut. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel gabungan untuk kelas bintang dan nonbintang secara keseluruhan menyentuh angka 47,25 persen. Jika dibedah, performa hotel berbintang jauh lebih unggul dengan mencatatkan angka okupansi sebesar 54,63 persen, sementara hotel kelas nonbintang berada di angka 32,13 persen.

Selain tingkat keterisian kamar yang baik, durasi menginap para tamu di akomodasi Kota Depok juga menunjukkan angka yang cukup stabil. Untuk rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang berada pada angka 1,59 malam. Di sisi lain, para pengunjung yang memilih akomodasi di hotel nonbintang rata-rata menghabiskan waktu sedikit lebih lama, yakni 1,68 malam.

Fenomena menarik terlihat dari durasi kunjungan tamu internasional yang singgah di kota ini. Meski jumlahnya tidak sebanyak pelancong domestik, rata-rata lama menginap tamu asing di Depok jauh lebih panjang, yakni mencapai 3,25 malam. Sementara untuk rata-rata lama menginap para tamu domestik secara umum tercatat berada di angka 1,59 malam.

Lonjakan angka kunjungan serta stabilnya sektor perhotelan ini menjadi sinyal kuat bagi arah pertumbuhan kota ke depan. Depok kini tidak hanya sukses berkembang sebagai kawasan hunian komuter yang padat. Dengan potensi yang terus digali, kota ini mulai bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan lewat sektor pariwisata.

Sumber Berita: Indoraya Today (indorayatoday.com)

Berita Terkait

Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer
Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI
Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Supian Suri Apresiasi Loyalitas KuduSS Ramah dalam Mengawal Janji Kampanye untuk Masyarakat Depok
Raker KuduSS Ramah Jadi Forum Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Tokoh Masyarakat Mengawal Pembangunan Depok
Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota
Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:38 WIB

Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:37 WIB

Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:36 WIB

Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:55 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:53 WIB

Supian Suri Apresiasi Loyalitas KuduSS Ramah dalam Mengawal Janji Kampanye untuk Masyarakat Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:09 WIB

Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Berita Terbaru