Berita Perang Iran Terbaru: Ringkasan Gencatan Senjata AS-Iran ‎

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –‎Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Rabu (8/4/2026). Kesepakatan ini terjadi setelah lebih dari sebulan kedua negara berperang, namun detail kesepakatan masih dipertanyakan.

‎Dalam keterangan yang dirilis Gedung Putih pada Rabu, Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa ia telah menyetujui penangguhan rencana serangan ke Iran untuk dua pekan. Hal ini diungkap Trump setelah sebelumnya mengancam akan membunuh “seluruh peradaban” Iran dalam semalam.

‎Ancaman dikeluarkan Trump untuk mempertegas ultimatumnya agar Iran membuka Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak dunia. Seturut BBC, ancaman pembunuhan satu peradaban dalam semalam itu dikecam banyak pihak, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Puas Leo XIV.

‎Beberapa jam sebelum masa ultimatumnya habis, Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa AS dan Iran telah bersepakat untuk melakukan gencatan senjata. Sharif menyebut kesepakatan gencatan senjata ini berlaku secara luas, termasuk di Lebanon.

‎Sharif juga menyebutkan dalam pengumuman itu bahwa AS dan Iran telah sepakat untuk bertemu di Islamabad pada Jumat (10/4). Agenda ini dijadwalkan akan membahas kesepakatan lanjutan dari gencatan senjata selama dua pekan.

‎Dalam keterangannya pada Rabu, Trump mengatakan bahwa Washington sepakat untuk melakukan gencatan senjata karena mereka telah mencapai dan melampaui semua tujuan militer di Iran. Ia juga menyebut Selat Hormuz akan dibuka sebagai bagian dari kesepakatan ini.

‎Dalam unggahan di sosial media miliknya, Trump menulis bahwa AS akan bekerja sama dengan Iran dan “membicarakan keringanan tarif dan sanksi”.

‎Namun, dalam unggahan terpisah, ia juga menyebut pemerintahannya akan menerapkan sanksi tarif kepada “negara yang memasok senjata militer ke Iran”. Sanksi tarif itu akan bernilai 50 persen dan berlaku tanpa pengecualian, katanya. (Yuda)

Berita Terkait

Atasi Pendangkalan dan Pencemaran Situ Bahar, DLHK Depok Siapkan Langkah Penanganan
Cing Ikah Ajak Semua Pihak Wujudkan Zero Anak Tidak Sekolah di Depok
Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU
Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah
Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah
Menyala!! Adam dan Hendra Siap Menjadi Agen Perubahan RT 003 dan RT 004 Sukatani
Lebih dari 180 Siswa/i SMPIT Insan Kamil Cikarang Kabupaten Bekasi Ikuti Talent Mapping Dengan Primagen
KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Cing Ikah Ajak Semua Pihak Wujudkan Zero Anak Tidak Sekolah di Depok

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Menyala!! Adam dan Hendra Siap Menjadi Agen Perubahan RT 003 dan RT 004 Sukatani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Lebih dari 180 Siswa/i SMPIT Insan Kamil Cikarang Kabupaten Bekasi Ikuti Talent Mapping Dengan Primagen

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

BNN Cup 7 Digelar di Depok, 2.282 Atlet dari 16 Provinsi Ikuti Kejuaraan Pencak Silat

Berita Terbaru