Sambangi RW 15 Sukamaju, Anggota DPRD Jabar Puji Tata Kelola Pemerintahan dan Sinergisitas Warga

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Koswara (kiri) didampingi Ketua RW, Edi Sutjipto bertemu warga di Balai RW 15, Sukamaju, Cilodong, Depok.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Koswara (kiri) didampingi Ketua RW, Edi Sutjipto bertemu warga di Balai RW 15, Sukamaju, Cilodong, Depok.

SIARAN DEPOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Iwan Koswara, mengapresiasi tata kelola pemerintahan di lingkungan RW 15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026, Jumat (13/02/26).

​Iwan menilai, sinergisitas antara pengurus lingkungan dengan kelurahan setempat telah berjalan sangat efektif, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat tersampaikan dengan optimal.

​”RW 15 ini menjadi titik pengawasan kita siang ini. Dengan hadirnya Pak RW dan perwakilan kelurahan, ini menunjukkan bahwa mereka juga punya andil dalam menyerap aspirasi, bukan hanya dewan saja,” ujar Iwan usai kegiatan.

Berdasarkan hasil dialog langsung dengan warga, Iwan mengungkapkan bahwa minimnya keluhan krusial menjadi indikator kuat keberhasilan komunikasi di tingkat akar rumput.

“Artinya persoalan penyelenggaraan pemerintah di RW 15, khususnya di Sukamaju, ini sudah berjalan baik. Miskomunikasi juga tidak ada,” ucap Iwan.

​Di lokasi yang sama, Ketua RW 15 Kelurahan Sukamaju, Edi Sutjipto, menyambut baik kehadiran legislator provinsi tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi yang bersifat strategis, salah satunya terkait fasilitas pendidikan.

“Masalahnya lebih ke pendidikan. Di Sukamaju belum ada SMP negeri, padahal jumlah lulusan SD setiap tahun cukup banyak. Akhirnya mereka harus mencari sekolah yang jauh, atau masuk ke swasta,” ungkap Edi.

Ketua RW tersebut menjelaskan, ketiadaan SMP Negeri di wilayahnya menjadi tantangan bagi para lulusan SD setiap tahunnya. Ia pun berharap aspirasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan ke depan agar akses pendidikan negeri semakin terjangkau bagi warga Sukamaju.

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:27 WIB

Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:22 WIB

Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WIB

Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor

Sabtu, 19 September 2026 - 19:17 WIB

Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil

Sabtu, 19 September 2026 - 07:20 WIB

Pradi Supriatna Dorong KPID Jabar Perluas Literasi Media Hingga ke Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WIB

Sinergi Kodim 0508/Depok dan Pemkot Bersihkan Kawasan Pasar Kemiri

Sabtu, 19 September 2026 - 07:13 WIB

Jalan Raya Cipayung Depok Diberlakukan Sistem Buka Tutup hingga 5 November 2026

Berita Terbaru