Wali Kota Depok Temui Pendemo di Balaikota, Pastikan Warga Tak Mampu Tetap Dijamin Layanan BPJS

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Wali Kota Depok Supian Suri menemui massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Bantu Rakyat di Halaman Balaikota Depok, Jalan Margonda, Senin (9/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Supian berdialog langsung dengan pendemo terkait isu Universal Health Coverage (UHC) dan penonaktifan pembiayaan BPJS Kesehatan.

Massa melakukan unjuk rasa untuk menyampaikan keresahan warga terkait penghentian status penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Menanggapi hal itu, Supian menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk tetap menjamin layanan kesehatan bagi warga yang benar-benar tidak mampu.

“Pertama, saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman yang sudah menyampaikan aspirasi. Memang saat ini banyak warga yang resah dan bingung karena mereka sudah tidak lagi masuk sebagai penerima bantuan pembiayaan BPJS oleh pemerintah,” kata Supian.

Ia menjelaskan, bagi warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat namun kini kepesertaannya terhenti, Pemkot Depok tetap akan menanggung pembiayaan BPJS Kesehatan melalui anggaran daerah.

“Untuk warga yang memang tidak mampu dan sebelumnya menerima manfaat, tetapi sekarang tidak lagi terdata, pembiayaannya tetap kami tanggung oleh Pemerintah Kota Depok,” ujarnya.

Supian juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan warga yang terlempar dari kepesertaan bantuan BPJS kembali mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

“Kami membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder untuk memastikan warga yang sebelumnya terlempar atau tidak lagi menerima manfaat bantuan BPJS tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan melalui pembiayaan Pemerintah Kota Depok,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Depok menyiapkan mekanisme pengaduan bagi warga yang terdampak. Pengaduan dapat disampaikan melalui Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan Kota Depok.

“Kami sudah menyediakan hotline atau saluran pengaduan di Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Teman-teman media, jika menemukan warga yang seharusnya menerima bantuan pembiayaan BPJS namun belum mendapatkan haknya, segera diusulkan untuk kami tindak lanjuti,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menjelaskan bahwa sebelum persoalan ini muncul, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Dinkes mengajukan pencocokan data PBPU BPJS kategori desil 1–5 yang berjumlah 365.182 jiwa.

“Nah itu dipadankan oleh Dinsos, apakah mereka termasuk semuanya berada di data tunggal sosial ekonomi nasional desil 1–5. Ternyata jawaban Dinas Sosial setelah dipadankan, turun ke lapangan,” jelas Devi.

Salah satu warga, Suryadi, mengaku bangga dengan sikap Wali Kota Depok yang turun langsung menemui massa aksi.

“Kami salut dan bangga dengan Pak Wali Kota saat ini, berani menemui para warga yang melakukan aksi demo,” katanya.

Suryadi menambahkan, Supian menegaskan tidak ada lagi pembahasan soal desil-desil bagi warga miskin yang membutuhkan layanan kesehatan darurat. Semua warga yang benar-benar tidak mampu akan tetap dijamin.

“Kebijakan ini memberikan kepastian dan rasa tenang bagi masyarakat yang sebelumnya resah,” ujarnya.

Aksi audiensi ini juga menjadi momentum deklarasi Aliansi Rakyat Bantu Rakyat untuk mengawal kebijakan Pemkot Depok. Masyarakat diminta tidak panik jika BPJS belum aktif, karena pengaduan dapat dilaporkan melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, maupun relawan aliansi.

“Bapak Wali Kota sudah memberikan garansi dan jaminan bahwa demi kemanusiaan, semua warga yang benar-benar tidak mampu akan dibantu. Depok menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya,” katanya.

Setelah dialog berlangsung, massa aksi membubarkan diri secara tertib dan situasi tetap kondusif. (Asep)

Berita Terkait

Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok
Sentuhan Hangat Pemkot Depok untuk Kanvas Kehidupan Para Pelukis Lokal
Wajah Baru Jalan Alternatif Sawangan: Harapan Kenyamanan di Balik Pelebaran Sawangan
Menghidupkan Sejarah di Akhir Pekan: Sebagian Jalan Pemuda Ditutup Sementara Demi Festival Heritage Depok Lama
Menuju HUT ke-81 RI: Saat Rakyat Menentukan Sendiri Simbol Kemerdekaannya
BRI KC Cibubur Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Bencana Melalui Yayasan Almazara
Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026
SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:31 WIB

Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:42 WIB

Polisi Temukan Ranjau Paku di Jalan Boulevard GDC, Pengendara Diminta Waspada

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:16 WIB

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terbaru