
SiaranDepok – Pemerintah Kota Depok melalui Ketua TP. Posyandu Kota Depok, Cing Ikah meresmikan Gedung Posyandu Anggrek RW 04, Kelurahan Mampang, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia.
Peresmian ini dihadiri oleh Camat Pancoran Mas H. Mustakim, jajaran kelurahan, LPM, RW dan RT setempat, kader Posyandu, perwakilan Puskesmas, mahasiswa KKN, serta masyarakat sekitar, Senin, 2 Februari 2026.
Ketua Tim Pembina Posyandu, Cing Ikah menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung tersebut.
Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, yang telah mendukung terwujudnya fasilitas Posyandu yang representatif dan nyaman.
“Dari 1.083 Posyandu se-Kota Depok, Alhamdulillah banyak yang saat ini sudah dibangun dan ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Depok atas arahan Bapak Wali Kota,” ujar Cing Ikah.
Ia juga menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Depok Supian Suri, yang saat ini tengah mengikuti kegiatan bersama Presiden Republik Indonesia di Sentul bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Cing Ikah menginformasikan bahwa Pemerintah Kota Depok juga mengumumkan peningkatan insentif kader Posyandu tahun 2026. Insentif yang sebelumnya sebesar Rp9 juta per tahun, kini dinaikkan menjadi Rp15 juta per tahun dan akan dicairkan dalam empat tahap.
“Ini bentuk apresiasi kepada ibu-ibu kader yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Depok telah menyiapkan Dana RW sebesar Rp300 juta per RW, dengan alokasi khusus Rp6 juta untuk operasional Posyandu serta Rp3 juta untuk bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Ketua Tim Pembina Posyandu, Cing Ikah juga menitipkan pesan agar Gedung Posyandu Anggrek dijaga seperti rumah sendiri, baik dari sisi kebersihan maupun keamanan.
“Jangan sampai ada barang negara yang hilang. Gedung ini milik kita bersama, harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian kepada lansia, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, agar tidak ada warga yang kekurangan gizi atau terabaikan, seiring berjalannya program bantuan pangan dan kesehatan dari pemerintah.
Terkait data stunting, disampaikan bahwa wilayah Pancoran Mas masih dalam proses pendataan dan penanganan berkelanjutan. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor, termasuk peran media dan kader Posyandu, dapat mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Peresmian Gedung Posyandu Anggrek diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga Kelurahan Mampang. (Asep)















