
SIARAN DEPOK – Masyarakat Jatijajar, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana percepatan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 36 Depok. Dukungan tersebut terucap saat kegiatan Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Abdul Khoir, di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu, (31/01/2026).
Anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKB, Abdul Khoir mengatakan, aspirasi masyarakat Jatijajar sangat kuat menginginkan kehadiran sekolah negeri di wilayah mereka.
Hal ini dibuktikan dengan dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari Ketua Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), hingga pihak kelurahan.
”Alhamdulillah, dari seluruh RW dan Lurah yang hadir, termasuk RT dan tokoh masyarakat, semuanya mendukung percepatan pembangunan SMPN 36 di Kelurahan Jatijajar,” ujar Abdul Khoir usai melakukan kegiatan reses.
Ia memaparkan, urgensi pembangunan sekolah ini sangat tinggi mengingat Kelurahan Jatijajar dan Sukamaju Baru belum memiliki fasilitas SMP Negeri. Kondisi ini menyulitkan siswa lulusan SD saat mengikuti proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur zonasi.
”Jarak terdekat saat ini ada di Sukatani atau Cilangkap, dan itu lumayan jauh. Secara otomatis, warga Jatijajar sulit masuk zonasi ke sana. Maka, pembangunan SMPN 36 adalah solusi yang sangat dinantikan,” jelasnya.
Abdul Khoir menjelaskan bahwa lahan untuk sekolah tersebut sebenarnya sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Namun, saat ini masih terkendala belum adanya Detail Engineering Design (DED).
”Kami akan berusaha mengajukan pembiayaan DED pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Jika DED sudah rampung, insya Allah pembangunannya bisa kami ajukan kembali untuk direalisasikan pada tahun 2027,” tambahnya.
Meski Pemkot Depok telah memiliki program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) atau sekolah terbuka, ia menilai kehadiran gedung sekolah fisik tetap menjadi kebutuhan prioritas bagi warga setempat.
”Harapan besar saya sebagai wakil rakyat, aspirasi warga Jatijajar ini bisa segera dilaksanakan. Lahannya sudah siap, tinggal pembangunannya saja agar kebutuhan pendidikan anak-anak kita terpenuhi,” pungkasnya.















