Kasus Campak di Indonesia Tembus 3.400, Pemerintah Ingatkan Pentingnya Imunisasi Rubella

- Reporter

Senin, 15 September 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mencatat adanya peningkatan kasus penyakit campak di berbagai daerah. Hingga Agustus 2025, jumlah kasus telah menembus lebih dari 3.400 laporan. Angka ini menunjukkan bahwa campak masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan sangat cepat. Penularannya terjadi melalui percikan ludah saat penderita batuk atau bersin, bahkan melalui kontak langsung. Lebih berbahaya lagi, penularan bisa terjadi sejak beberapa hari sebelum gejala ruam muncul hingga beberapa hari setelahnya, sehingga sering kali tanpa disadari orang di sekitar ikut terinfeksi.

Menurut data Kemenkes, gejala campak biasanya muncul dalam beberapa tahap. Pada awalnya penderita akan mengalami demam tinggi yang diikuti dengan munculnya bercak putih kecil di bagian dalam pipi. Tak lama kemudian, ruam merah mulai terlihat di kulit dan menyebar ke seluruh tubuh. Gejala ini sering disertai dengan batuk, pilek, mata merah, hingga tubuh terasa lemah.

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa campak bukan hanya penyakit ringan. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti diare berat, infeksi telinga, pneumonia, bahkan peradangan otak. Risiko komplikasi paling tinggi terjadi pada anak-anak yang belum diimunisasi dan memiliki daya tahan tubuh lemah.

Untuk mencegah semakin meluasnya penularan, Kemenkes kembali mengimbau masyarakat agar tidak menunda imunisasi campak rubella (MR). Imunisasi ini terbukti sebagai cara paling efektif melindungi anak dari risiko terkena campak maupun rubella. Selain melindungi individu, imunisasi juga penting untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga rantai penularan bisa diputus.

“Imunisasi tepat waktu adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan generasi mendatang. Mari bersama-sama pastikan anak-anak kita mendapatkan perlindungan penuh dari penyakit menular berbahaya ini,” tulis Kemenkes dalam kampanye kesehatan terbarunya.

Di Depok dan sejumlah kota besar lainnya, pemerintah daerah bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit untuk memperluas cakupan imunisasi. Posyandu juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar orang tua semakin sadar akan pentingnya imunisasi sejak dini.

Dengan meningkatnya kasus hingga ribuan, pemerintah berharap kesadaran masyarakat akan pencegahan campak semakin kuat. Kesehatan anak bangsa, menurut Kemenkes, tidak hanya ditentukan oleh layanan medis ketika sakit, tetapi juga oleh kesiapan orang tua melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Berita Terkait

Gerindra Pastikan Perubahan APBD Depok 2026 Selaras dengan Arah Pembangunan Daerah
Pastikan Takaran Pas, Wawalkot Depok Tinjau Pengujian LPG 3 Kg di SPBE Tapos
Antisipasi Cuaca Panas, Pemkot Depok Ajak Kecamatan Gelar Salat Istisqa Minta Hujan
Siasati Kelangkaan Lahan 1.000 Meter, Pemkot Depok Siapkan Tanah Aset untuk Gerai Kopdes Merah Putih
Apresiasi Film ‘Ibadah dan Cinta’, Supian Suri: Nilainya Sangat Dalam
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Panja DPR dan Pemerintah Terus Tekan Biaya Haji 2027 Agar Lebih Terjangkau

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:41 WIB

Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terbaru