Netanyahu Keracunan Makanan, Kondisinya Kini Disorot di Tengah Desakan Hentikan Agresi ke Palestina

- Reporter

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Jakarta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dikabarkan mengalami keracunan makanan dan harus menjalani masa pemulihan selama beberapa hari.

Informasi tersebut disampaikan secara resmi oleh Kantor Perdana Menteri Israel pada Minggu, 20 Juli 2025.

Netanyahu dilaporkan jatuh sakit pada malam sebelumnya. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ia diketahui mengalami dehidrasi serta peradangan usus yang mengharuskannya mendapat infus cairan.

“Sesuai dengan instruksi dokternya, Perdana Menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan mengelola urusan negara dari sana,” tulis pernyataan resmi dari kantor PM Israel sebagaimana dilansir dari Reuters, pada Senin, 21 Juli 2025.

Kondisi kesehatan Netanyahu kembali menyita perhatian publik, terlebih sejak eskalasi agresi militer Israel terhadap Palestina yang membuatnya banyak dikritik secara global.

Pada tahun 2023, Netanyahu pernah dirawat intensif dan dipasangi alat pacu jantung. Kondisi itu bermula setelah ia dipasangi alat pemantau jantung yang kemudian menunjukkan adanya kelainan.

“Seminggu yang lalu saya dipasangi alat pemantau. Alat itu berbunyi bip. Malam ini saya harus menerima alat pacu jantung dan saya harus melakukannya malam ini,” ungkap Netanyahu kala itu, pada Juli 2023.

Selama proses perawatan tahun lalu, tugas pemerintahan sempat dialihkan sementara kepada Menteri Kehakiman Israel, Yariv Levin.

Netanyahu juga sempat menjalani operasi pengangkatan prostat pada Desember 2024. Prosedur itu dilakukan setelah muncul dugaan adanya infeksi saluran kemih.

Kini, kondisi fisik Netanyahu kembali dipantau ketat oleh publik dan media internasional, terutama karena banyak pihak menyoroti kebijakan keras Israel terhadap Palestina yang terus menuai kecaman.

Di tengah protes warga dan desakan internasional untuk menghentikan agresi, tindakan militer Israel di wilayah Palestina hingga kini masih terus berlangsung tanpa tanda-tanda mereda.

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026
10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal
Supian Suri Senam Bersama Ribuan Warga di DOS, Ajak Budayakan Hidup Sehat
Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri
Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:20 WIB

10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Batik Gong Si Bolong Khas Depok Unjuk Gigi di Panggung IFW 2026

Berita Terbaru