DP3AKB Jabar Luncurkan Sekolah Lansia Perempuan

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya pada kalangan lanjut usia (Lansia). Kali ini dengan meluncurkan Sekolah Lansia Perempuan Jawa Barat. Sebelumnya, Jawa Barat meluncurkan program _Nyaah ka Indung_. Jauh sebelumnya, Jawa Barat menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia yang di dalamnya mengatur hal-hal yang berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan lansia di Jawa Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat Siska Gerfianti meluncurkan secara resmi Sekolah Lansia Perempuan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pelatihan Kesehatan (Upelkes) Dinas Kesehatan Jawa Barat, Jalan Pasteur, Kota Bandung, pada Jum’at (9/5/2025). Kegiatan ini diikuti 80 orang dari Majelis Taklim Al Muttaqin Jawa Barat.

“Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia, kita perlu mengubah cara pandang kita terhadap lansia. Lansia bukan saja merupakan kelompok rentan yang perlu dilindungi, melainkan perlu untuk diberdayakan. Lansia perlu mendapatkan ruang untuk tetap aktif dan produktif serta dapat menyalurkan hobi,” ujar Siska saat meluncurkan Sekolah Lansia Perempuan Jawa Barat.

Sekolah Lansia Perempuan, sambung Siska, merupakan langkah untuk memberikan ruang bagi para lansia. Bukan hanya sebagai sarana edukasi, melainkan bentuk penghargaan dan juga fasilitasi terhadap hak-hak lansia untuk terus berkembang.

Siska berharap sekolah lansia mampu menjadi sarana bagi para lansia untuk terus belajar dan berbagi. Tidak kalah pentingnya adalah menjaga semangat di usia emas dan tempat untuk saling menginspirasi agar tetap sehat dan bahagia.

“Sebagaimana kita ketahui, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk tertinggi nasional. Dengan populasi penduduk yang tinggi ini, Jawa Barat dihadapkan dengan berbagai tantangan demografi. Salah satunya pergeseran struktur penduduk, yang mana terjadi peningkatan jumlah penduduk lansia,” ungkap Siska.

Merujuk data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lansia di Jawa Barat sebanyak 5,6 juta jiwa atau 11,25 persen dari total penduduk. Dari jumlah tersebut, 51,23 persen di antaranya merupakan lansia terbanyak.

“Dengan demikian, struktur penduduk Jawa Barat saat ini menuju _aging population_. Fenomana ini menunjukkan hal yang positif karena _aging population_ menandakan peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan penduduk salah satunya karena meningkatnya angka harapan hidup. Namun, di sisi lain peningkatan jumlah penduduk lansia juga merupakan tantangan. Penduduk lansia ini merupakan kelompok yang rentan karena secara fisik dan kesehatan mengalami penurunan, sudah tidak lagi bekerja secara produktif serta beberapa memerlukan pendampingan dan perawatan,” jelas Siska.

BPS mencatat, angka harapan hidup (AHH) Jawa Barat sebesar 72,26 tahun untuk laki-laki dan sebesar 76,56 tahun bagi perempuan. Meningkatnya AHH turut ditopang peningkatkan aspek pendidikan, kesetaraan gender, program kesehatan reproduksi, dan akses dan fasilitas layanan kesehatan.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga DP3AKB Jawa Barat Iin Indasari menjelaskan, Sekolah Lansia Perempuan bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, bahagia, dan mandiri. Selain itu, membekali peserta dengan pemahaman, keterampilan, dan pendampingan yang dibutuhkan agar mereka dapat menjalani masa lansia dengan sejahtera.

“Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas keagamaan, dan masyarakat luas dalam mendukung peningkatan peran perempuan dan penguatan keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada PWRI DP3AKB Jabar, Puspaga Balarea, Majelis Taklim Al Muttaqin sebagai pengurus sekaligus peserta sekolah lansia,” jelas Iin.

Lebih jauh Iin menjelaskan, Sekolah Lansia Perempuan Jawa Barat ini dikembangkan hasil kolaborasi dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat. Kegiatan akan berlangsung satu bulan dua kali pembelajaran pada Kamis minggu pertama dan ketiga selama Mei-Oktober 2025. Total terdapat 12 modul pembelajaran yang harus diselesaikan peserta. Sebelumnya, IRL telah berhasil membentuk sejumlah sekolah lansia di Jawa Barat dan menghasilkan ribuan alumni.(*)

Berita Terkait

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Suara Anak Depok, Arah Kebijakan Kota
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting
HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:59 WIB

HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Berita Terbaru

Aksi Tim Maung ASRI saat menindak kegiatan pembakaran sampah liar di area tepi Kali Sugutamu, kawasan Perumahan Taman Cipayung, Jalan Proklamasi, Abadijaya, Sukmajaya, Jumat (16/10/26). (Foto: Dok. Tim Maung ASRI)

Berita Depok

Nekat Bakar Sampah di Pinggir Kali, Pelaku Terciduk Tim Maung ASRI

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:30 WIB

Lurah Kemiri Muka, Bahrul Ulum (kedua dari kanan). (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Kemiri Muka Masuk 6 Besar Depok, Realisasi PBB-P2 Capai 99,82%

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:27 WIB