26 Tahun Kota Depok Siap Berlari, Kejar Ketertinggalan di Semua Lini

- Reporter

Senin, 28 April 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Tepat pada 27 April 2025 kemarin, Kota Depok memeringati hari jadinya yang ke 26 tahun. Dimana, usia 26 tahun merupakan usia yang matang untuk memajukan serta mensejahterakan warganya.

Dalam sambutan di upacara HUT ke 26 Kota Depok, Wali Kota Depok, H. Supian Suri yang saat itu didampingi Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengungkapkan, di usia yang ke 26 tahun ini Depok harus semakin maju.

“Depok harus siap berlari kencang untuk mengejar ketertinggalan diberbagai lini. Ini menjadi harapan semua dan cita-cita kami untuk mewujudkan Kota Depok yang lebih inklusif, maju di segala bidang dan mampu mensejahterakan warganya,” ujarnya, Minggu (27/04/25).

Dengan mengusung tema ‘Bersama Depok Maju’ Supian-Chandra siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dibidang Kesehatan, Pendidikan hingga Infrastruktur.

Dikatakannya, dirinya bersama Chandra sudah mulai menapakkan langkah-langkah awal, salah satunya adalah lewat program 100 hari kerja yang menjadi bentuk quick win yang progresif, antara lain, Puskesmas Gratis untuk pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan untuk calon pengantin bagi Warga Depok; Gerakan Toilet Layak (GETOL) di Sekolah Negeri se-Kota Depok; PBB Gratis bagi NJOP di bawah 100 juta dan Penetapan Depok Lama sebagai Kawasan Heritage.

“Selanjutnya ada juga jualan Sama-sama UMKM Naik Kelas dengan memberikan fasilitas pemanfaatan aset milik pemerintah secara gratis bagi pelaku usaha mikro,” paparnya.

Selain program-program Quick Win yang telah disampaikan, Pemerintah Kota Depok juga meluncurkan satu inisiatif yang sangat bermakna, yaitu Program “Depok Sayang Ama Ema.” Program ini resmi diluncurkan pada Jumat, 11 April 2025, di Lantai 10 Gedung Baleka II, sebagai bentuk lokal dari gerakan “Jabar Nyaah Ka Indung” yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dikatakannya, Depok Sayang Ama Ema bertujuan diantaranya untuk memberikan perhatian dan perlindungan kepada para ibu lansia yang kurang diperhatikan, menghidupkan budaya “nyanghareupan ema” — budaya hadir dan menyayangi orang tua di masa tuanya, menanamkan nilai cinta, kasih sayang, dan empati di tengah masyarakat.

“Program ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan menghadirkan kehangatan, perhatian langsung, dan membangun kembali ikatan sosial antara generasi muda dan para lansia, khususnya para emak-emak yang telah berjasa membangun peradaban Kota Depok tercinta ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam rangka memperkuat perlindungan anak di Kota Depok, kita juga telah membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), yang telah mulai bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk KPAI, dunia pendidikan, komunitas sosial, hingga aparat penegak hukum.

Selanjutnya, dalam rangka mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan warga, Pemerintah Kota Depok juga akan menggelar Car Free Day yang akan dimulai pada, 4 Mei 2025 mendatang.

“Car Free Day ini tidak sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi menjadi ruang publik sehat yang memfasilitasi aktivitas olahraga, seni budaya, UMKM, serta ruang interaksi sosial yang positif untuk seluruh warga Depok,” jelasnya.

Terakhir dalam sambutannya Supian menyadari bahwa tantangan ke depan akan sangat berat, namun ia mengajak seluruh elemen masyarakat harus tetap optimistis bahwa semua itu bisa diwujudkan demi Kota Depok yang Maju.

“Kota yang maju adalah kota yang bergerak, bukan kota yang terjebak. Kota yang memberikan rasa aman dan nyaman. Kota yang merawat dan melindungi semua warganya,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026
10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal
Supian Suri Senam Bersama Ribuan Warga di DOS, Ajak Budayakan Hidup Sehat
Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri
Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:20 WIB

10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Batik Gong Si Bolong Khas Depok Unjuk Gigi di Panggung IFW 2026

Berita Terbaru