2 Menteri Pantau Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Didampingi Wali-Wakil Wali Kota Depok

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Dua Menteri Kabinet Merah Putih melakukan pemantauan kegiatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tapos.

Saat meninjau pemberian makan bergizi gratis di SD Cilangkap 5 Kecamatan Tapos, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengatakan, program ini dirancang secara massif dan inklusif guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, terutama di daerah-daerah pelosok.

“Sosialisasi yang efektif adalah fondasi keberhasilan setiap program pemerintah. Kami di Kemkomdigi berkomitmen untuk memastikan informasi tentang Program MBG tersebar luas, termasuk ke daerah-daerah terpencil,” ujarnya, Senin (06/01/25).

Ia menambahkan, program MBG yang merupakan bagian dari rencana besar Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Dimulai dengan 190 titik layanan yang tersebar di 26 provinsi, program ini menargetkan perluasan hingga 937 titik layanan pada akhir Januari 2025.

“Dalam hal ini, Kemkomdigi berperan penting dalam menyebarluaskan informasi melalui berbagai kanal komunikasi, baik media nasional, media sosial, maupun forum-forum masyarakat. Kami juga ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat serta cara mengakses program ini,” katanya.

Selain itu, sambungnya, Kemkomdigi memanfaatkan pendekatan digital untuk mendukung pelaksanaan MBG. Salah satunya dengan mengembangkan aplikasi berbasis teknologi yang mempermudah pelaporan distribusi, meningkatkan transparansi dan memantau efektivitas program.

Meutya menambahkan, dengan teknologi, pihaknya bisa memantau distribusi program secara real-time, memastikan bahwa program ini berjalan sesuai target.

Sementara itu Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar meninjau langsung Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Leuwinanggung, Tapos. Dia mengatakan, penyediaan susu akan dilakukan secara bertahap.

“Ya, memang ada yang siap pakai susu, ada yang belum siap. Semua akan bertahap ya,” ungkapnya.

Cak Imin mengatakan, distribusi MBG untuk ibu hamil dan balita nantinya ditangani oleh tim khusus Badan Gizi Nasional (BGN). Nantinya, semua akan secara otomatis dibagikan berdasarkan data.

“Ada tim khusus yang dibuat oleh Badan Gizi Nasional (untuk distribusi ibu hamil dan balita). Otomatis semua berdasarkan data,” jelasnya.

Cak Imin menjelaskan, 16 ribu porsi MBG di Kota Depok akan menyasar ibu hamil dan balita. Ia menegaskan, pemerataan makan bergizi gratis akan terjadi pada Juli 2025.

“Saya kira termasuk (untuk ibu hamil) pokoknya ada yang belum dapat mungkin bertahap, memang Juli mungkin baru semua,” katanya.

Kedatangan dua Menteri Kabinet Merah Putih ke Depok untuk menjalankan program nasional tidak dibarengi dengan sambutan positif wali dan wakil wali kota Depok. Pasalnya, dalam kunjungan kerja itu, mereka tidak didampingi Wali-Wakil Wali Kota Depok, Idris-Imam.

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB