Terkait Hasil Survei, Nuroji: Yang bodong itu Mobil, Bukan Hasil Survei

- Reporter

Rabu, 30 Oktober 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Membantah tudingan survei yang dilakukan bodong, Ketua Tim Pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian Suri dan Chandra Rahmansyah, Nuroji angkat bicara.

Menurut Nuroji, survei tersebut dilakukan dengan dukungan penuh dari pihak terkait, termasuk Kang Dedi Mulyadi.

Nuroji menjelaskan, hasil survei itu diperoleh langsung dari Kang Dedi Mulyadi serta calon wali kota Depok, Supian Suri.

“Survei ini tidak mungkin bodong. Klaim itu hanya framing dari pihak-pihak yang tidak senang dengan hasilnya. Bahkan Kang Dedi sendiri mengakui hasilnya,” kata Nuroji, seusai acara konsolidasi kader DPD Partai Gerindra Depok, di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Selasa (29/10/2024).

Ia juga menyatakan bahwa survei ini dilaksanakan bersama-sama, mencakup seluruh kota di Jawa Barat, termasuk Depok. Nuroji menegaskan bahwa setiap data yang diperoleh bisa diverifikasi langsung kepada Kang Dedi Mulyadi untuk memastikan keabsahannya.

“Kalau ada yang menyebut survei ini bodong, mereka bisa mengecek langsung ke Pak Dedi. Hasil ini murni dari survei yang sudah dilakukan secara profesional,” tambahnya.

Klaim survei bodong disebut Nuroji berasal dari pihak yang tidak menyukai hasil survei yang menampilkan keunggulan Supian-Chandra.

“Yang bodong itu mobil bukan survei, ” pungkasnya dihadapan awak media.

Calon Wali Kota Depok, Supian Suri, menambahkan bahwa ia sendiri dihubungi langsung oleh Kang Dedi Mulyadi untuk melakukan survei bersama.

Supian menjelaskan bahwa survei ini dilakukan serempak untuk Jawa Barat, termasuk Depok, dengan melibatkan lembaga Indikator sebagai penyelenggara.

“Saya bertemu langsung dengan pihak Indikator dan memang ada kewajiban untuk mengadakan survei ini. Jadi, tidak mungkin survei ini bodong,” ujar Supian. Ia menekankan bahwa survei dilakukan dengan proses yang transparan dan akuntabel.

Dirinya menjelaskan bahwa hasil survei telah melalui dua kali pengujian, termasuk hasil internal dan ekspos di rumah kemenangan timnya. Menurutnya, rilis survei ini dilakukan oleh Nuroji atas permintaan dari tim pemenangan.

“Kemarin Pak Nuroji menyampaikan apa yang kami dapatkan dari Indikator. Jadi, jelas ini adalah hasil survei yang sahih,” kata Supian. Ia memastikan bahwa rilis survei tersebut adalah resmi dan akan dibuktikan lebih lanjut oleh pihak Indikator.

Supian juga menegaskan bahwa pihak Indikator akan merilis hasil survei ini di situs web resminya. Ia meminta kepada semua pihak untuk memeriksa langsung rilis tersebut agar tidak ada lagi keraguan terkait keabsahan survei ini.

“Siang ini hasil survei yang disebut bodong itu akan dirilis di website Indikator. Jadi, bisa dilihat sendiri keabsahannya,” jelas Supian. Ia meyakini bahwa publikasi ini akan menghapus tudingan negatif dari pihak-pihak tertentu.

Supian menyebut, rencana pertemuan untuk membahas survei lebih lanjut terkendala waktu. Namun, ia memastikan bahwa rilis hasil survei ini menjadi bukti kuat bahwa survei tersebut tidak bodong, melainkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengajak masyarakat untuk melihat langsung hasil survei di situs Indikator guna mengetahui dukungan masyarakat terhadap pasangan Supian-Chandra. Menurutnya, hal ini penting untuk memberikan informasi yang tepat terkait kontestasi pilkada Depok 2024.

“Dengan dirilisnya hasil survei ini, kami berharap masyarakat Depok bisa melihat dengan jelas posisi dukungan,” tambah Supian. Ia berharap isu survei bodong ini segera reda, sehingga perhatian bisa lebih fokus pada visi dan misi pembangunan Depok.

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB