Kepala DP2KBP3A: MKK Bukti Pengakuan Kinerja Pemkab Bandung

- Reporter

Minggu, 30 Juni 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siarandepok.com – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Muhammad Hairun menjadi yang paling happy atas diraihnya penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bandung Emma Desty Permanawati. Bagi Hairun, penghargaan MKK yang diterima Emma menjadi wujud pengakuan pemerintah atas kinerja program pembanggunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Bandung.

“Menjadi sebuah kebangaan bagi kami di DP2KBP3A. Penghargaan MKK yang diterima Bu Ketua TP PKK merupakan wujud pengakuan resmi atas kinerja program Bangga Kencana Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Pak Bupati. Kami sangat berharap Pak Bupati bisa terus melanjutkan kepemimpinannya di Kabupaten Bandung,” ungkap Hairun saat ditemui Warta Kencana di sela puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, pada Sabtu pagi, 29 Juni 2024.

Hairun yang juga didapuk menjadi Ketua Perkumpulan Kepala Dinas Keluarga Berencana Jawa Barat menilai keberhasilan program Bangga Kencana tidak dapat dipisahkan dari komitmen kuat kepala daerah. Karena itu, tidak berlebihan jika penghargaan MKK yang diraih Ketua TP PKK dianggap sebagai buah dari komitmen tinggi Bupati Bandung Dadang Supriatna pada program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

“Salah satu pilar utama dalam rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting di Indonesia adalah kepemimpinan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Dalam hal ini komitmen keberlanjutan dari pimpinan daerah sebagai dirigen oskestra pembangunan, khususnya Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting,” papar Hairun.

“Bu Ketua TP PKK melekat sekaligus tak terpisahkan predikatnya sebagai Bunda Bedas. Ini berarti bahwa peran-peran Bu Ketua TP PKK pada dasarnya merupakan representasi dari visi Bedas yang diusung Pak Bupati. Lebih dari sekadar jargon, Bedas adalah Visi Kabupaten Bandung yang harus menjadi cita-cita dan tujuan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” kata Hairun menambahkan.

Hairun merinci, Bedas merupakan akronim dari Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera. Dengan Bedas, Bupati Dadang ingin membenahi segala kekurangan yang ada di masyarakat dan pembangunan. Dalam konteks urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana sebagaimana diamanatkan Undang-undang Pemerintah Daerah, Bedas merupakan visi besar Kabupaten Bandung dalam menyukseskan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Bagi Hairun, penghargaan MKK yang diterima Kabupaten Bandung tidak serta-merta. Rekam jejak Emma sebagai pegiat institusi masyarakat melalui pembantu pembina keluarga berencana desa (PPKBD) atau pos keluarga berencana (Pos KB) menjadi bukti bahwa komitmen Emma tidak muncul pada saat menjadi istri bupati saja.

“Ibu Bupati itu menjadi Ketua Forum Pos KB pada 2008 sampai 2011. Sementara Pak Bupati Dadang baru menjadi bupati pada 2021. Bahkan, keterlibatan aktif Bapak dan Ibu Bupati dalam progran Bangga Kencana sudah sangat konkret saat menjadi kepala desa dan Ketua TP PKK Desa pada 1998 silam. Artinya, keduanya merupakan pejuang Bangga Kencana tulen yang sudah selayaknya mendapat apresiasi pemerintah pusat,” papar Hairun.

Atas kiprah nyata itu, Hairun menangkap ada harapan yang begitu kuat dari akar rumput pegiat program Bangga Kencana agar bupati saat ini bisa melanjutkan kepemimpinannya. Hal ini penting untuk menjamin kesinambungan program Bangga Kencana di Kabupaten Bandung yang nota bene menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Jawa Barat.

Berita Terkait

Butuh Layanan Cepat? Layanan Adminduk De’ Geplak Hadir di D’Mall Akhir Pekan Ini
Tebar Jala Calon Pekerja, Pemkot Depok Gelar Walk in Interview Bersama BTPN Syariah
Mau Berjualan di Pasar Cisalak? Ada Diskon Retribusi Bagi Pedagang
Wakili Kota Depok, Kampung Pancasila Depok Jaya Dinilai Tim Tingkat Nasional
Viral Mobil Pikap Buang Limbah Aki di Mampang, DLHK Depok Pastikan Usut Tuntas Pelaku
Dinsos Depok Perkuat Peran PSKS sebagai Ujung Tombak Pelayanan Sosial
PKBM Primago Indonesia Kota Depok Hadirkan Sekolah Fleksibel Wujudkan Masa Depan Gemilang
Banggar DPRD Depok Restui KUA-PPAS 2027, Dorong Infrastruktur dan Transportasi Publik

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Butuh Layanan Cepat? Layanan Adminduk De’ Geplak Hadir di D’Mall Akhir Pekan Ini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Tebar Jala Calon Pekerja, Pemkot Depok Gelar Walk in Interview Bersama BTPN Syariah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Mau Berjualan di Pasar Cisalak? Ada Diskon Retribusi Bagi Pedagang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Wakili Kota Depok, Kampung Pancasila Depok Jaya Dinilai Tim Tingkat Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Viral Mobil Pikap Buang Limbah Aki di Mampang, DLHK Depok Pastikan Usut Tuntas Pelaku

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:20 WIB

PKBM Primago Indonesia Kota Depok Hadirkan Sekolah Fleksibel Wujudkan Masa Depan Gemilang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Banggar DPRD Depok Restui KUA-PPAS 2027, Dorong Infrastruktur dan Transportasi Publik

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Sepakati KUA-PPAS 2027, Pemkot dan DPRD Depok Prioritaskan Penanganan Kemacetan

Berita Terbaru