Olahraga Pagi Hari Kurangi Jumlah Jam Tidur Malam?

- Reporter

Rabu, 23 Februari 2022 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Jika Anda ingin olahraga menjadi kebiasaan, menjadwalkannya akan lebih mudah. Anda mungkin sudah memiliki preferensi untuk waktu, tapi penelitian baru menemukan olahraga pagi hari dapat berdampak negatif pada tidur Anda.

Menurut penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, bangun pagi dan memulai hari dengan beberapa aktivitas fisik mungkin membuat tidur lebih sedikit di malam hari. Menariknya, tim tidak secara khusus melihat dampak olahraga pagi terhadap tidur. Sebaliknya, mereka ingin mengeksplorasi efek olahraga di pagi atau sore hari terhadap tingkat energi secara keseluruhan, termasuk seberapa banyak membakar kalori.

Namun, mereka menemukan bahwa kedua kelompok olahraga kehilangan jumlah berat yang sama dan makan jumlah kalori yang hampir sama. Perbedaannya sangat kecil sehingga tim hanya memperhatikan pengurangan 21 kalori pada kelompok sore.

Baca Juga : Lidah Buaya Memiliki Manfaat Untuk Membakar Lemak di Tubuh – Siaran Depok

Saat menganalisis data yang dikumpulkan selama studi 15 pekan, penulis menemukan bahwa peserta dalam kelompok olahraga pagi memiliki jam tidur 10 menit lebih sedikit daripada sebelumnya. Hal ini kontras dengan olahraga malam yang mendapat tambahan waktu tidur 30 menit setiap hari.

“Para peneliti mencatat bahwa ini karena mereka yang berada di kelompok pagi, tampak tidur lebih awal di malam hari, tapi juga bangun lebih awal untuk berolahraga,” tulis peneliti dalam studi, dilansir dari huffpost, Senin (21/2/2022).

Sementara itu, mereka yang berlatih di sore hari tampaknya tidur lebih awal di malam hari dan bangun lebih lambat selama intervensi latihan. Meskipun temuan ini tampaknya berdampak kecil pada hasil di sini, tidur memainkan peran penting dalam pemulihan pasca-latihan.

Uji coba ini hanya berlangsung 15 pekan, tetapi perubahan jangka panjang pada tidur dapat memiliki efek yang substansial. Misalnya, beberapa penelitian menemukan bahwa tidur malam yang nyenyak mengurangi risiko stres jantung selama berolahraga. Hasil studi terbaru ini menunjukkan bahwa berolahraga di malam hari memberi peluang terbaik untuk pemulihan yang efektif dan kinerja yang lebih baik di sesi latihan berikutnya.

Namun, meskipun dapat mengoptimalkan aktivitas menggunakan temuan ini, melakukan olahraga lebih baik daripada tidak sama sekali. Jika hanya punya waktu di pagi hari, ada baiknya tetap berpegang pada jadwal tersebut.

Sumber : Republika.co.id

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB