Presiden Filipina : Warga Filipina yang Tidak Mau Vaksin Covid-19, Suntik Saat Mereka tertidur

- Reporter

Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Banyak negara di dunia yang masih sulit dalam menangani penyebaran virus Covid-19, salah satunya negara Filipina.

 

Kasus harian terinfeksi virus Covid-19 negara Filipina masih terbilang sangat tinggi.

 

Dilansir dari Google, jumlah kasus harian terinfeksi virus Covid-19 negara Filipina pada 12, Oktober 2021 mencapai 8.558 kasus baru warga yang terinfeksi virus Covid-19.

 

Dengan rata-rata dalam 7 hari terakhir negara Filipina mempunyai kasus baru Covid-19 10.043 yang terinfeksi.

 

Penyebab utama dari masih tingginya penyebaran virus Covid-19 di Filipina adalah, warga negara Filipina masih ragu untuk di vaksinasi.

 

Dalam upaya mengatasi keraguan dan takitnu masyarakat Filipina untuk menerima vaksinasi.

 

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memiliki rencana agar warga yang sebelumnya takut divaksin bisa mengubah keinginannya.

 

Rodrigo Duterte mempunyai usul dan rencana bagi warganya yang tidak mau di vaksinasi.

 

Usulan tersebut adalah menyuntikkan vaksin pada warga Filipina saat mereka tertidur lelap.

 

“Yang menolak vaksinasi, itu masalahnya. Anda harus mencari mereka di barangnya (lingkungan) Anda dan biarkan kami memvaksinasi mereka ketika mereka tidur,” ungkap Rodrigo.

 

“Jika mereka tidak ingin divaksinasi, biarkan kami pergi ke rumah mereka dan memvaksinasi mereka disana. Saya secara pribadi akan memimpin operasi itu,” sambung Rodrigo.

 

Filipina sendiri telah melakukan vaksinasi Covid-19 sejak bulan Maret dengan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

 

Rodrigo juga mengaku bertanggung jawab terkait kegagalan Pemerintah Filipina yang sejak awal tahun gagal untuk mengamankan dosis vaksin Covid-19 yang cukup.

 

Rodrigo juga mengecam negara-negara kaya yang menimbun dosis vaksin dan meninggalkan negara-negara lain, salah satunya Filipina.

 

 

Tags : Presiden Filipina

Rodrigo Duterte

Vaksinasi

Filipina

Warga Filipina

Covid-19

 

Berita Terkait

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan
Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia
23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”
SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Berita Terbaru