Dana APBN untuk tambal proyek Kereta Cepat

- Reporter

Senin, 11 Oktober 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok,com – Presiden Jokowi mengizinkan tambahan dana yang diambil dari dana APBN, berapa biaya yang diperlukan untuk melanjutkan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung?

Pada awal pelaksanaan proyek dana yang sudah dirincikan memakan 6,07 milliar dollar AS ekuivalen Rp. 86,5 triliun, namun sekarang naik menjadi 8 milliar dollar AS atau setara Rp. 114,24 triliun.

Pemakaian dana APBN untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung ini dikarenakan munculnya pembengkakan pada biaya proyek.

Yang pada akhirnya, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021, yakni perubahan atas Perpres Nomor 107 tahun 2015 mengenai Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Presiden Joko WIdodo meneken Beleid yang merevisi sejumlah ketentuan, yang antara lain proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa menggunakan dana APBN yang sebelumnya tidak diperbolehkan.

Adanya peraturan baru ini membuat APBN disalurkan kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang merupakan perusahaan patungan dari beberapa BUMN, dana yang disalurkan melalui PT KAI selaku BUMN yang memimpin perusahaan patungan.

Arya Sinulingga selaku Staf Khusus Menteri BUMN berbicara mewakili Kementrian BUMN terkait hal ini.

Ia berkata, besar dana APBN untuk menambal pembengkakan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tergantung hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

“Hal itu akan ditetapkan angkanya setelah ada audit BPKP. Jadi tanpa audit ini, itu enggak akan dilakukan. Nah, maka audit ini kami harapkan akan selesai sampai Desember 2021,” ujarnya dalam sebuah penjelasan kepada wartawan, Minggu (10/10/2021) malam.

Lanjutnya menegaskan, tidak akan ada ruang untuk penyelewengan dana dalam kucuran APBN untuk pembiayaan proyek ini.

“Jadi enggak ada namanya kelebihan anggaran ataupun akibat pembengkakan ini, kita jaga gitu enggak ada potensi-potensi apa pun di sana. Potensi korupsi, potensi penyelewengan, tidak akan kita akomodir,” ucapnya.

Karena hal itu, Kementerian BUMN sudah memina audit oleh BPKP terkait berapa dana yang dibutukan untuk menambah pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

“Jadi audit dulu baru kita tetapkan berapa sebenarnya angka yang dibutuhkan untuk menyelesaikan KCIC ini sehingga kita ketika meminta bantuan dari pemerintah, ya itu angkanya benar-benar sudah bersih. Itu prinsipnya. Jadi kita sudah minta audit mudah-mudahan selesai bulan Desember ini,” tandasnya

Dengan begitu, ia tidak mau memastikan terkait nominal yang dianggarkan dari APBN untuk proyek ini.

“Enggak ada namanya angka bisa muncul secara clear berapa bantuan yang akan kami minta dari pemerintah. Jadi audit dulu oleh BPKP, hasil auditnya dari sanalah kita akan dapat angka yang sebenarnya yang dibutuhkan,” bebernya.

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok
Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta
PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat
Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan
Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan

Jumat, 24 April 2026 - 12:08 WIB

Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu

Berita Terbaru

Berita Depok

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:04 WIB