Kini 3.521 RT di Kota Depok Masuk Zona Hijau Covid-19

- Reporter

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Sebaran jumlah zona hijau pada tingkatan Rukun Tetangga (RT) telah menyentuh angka 3.521, hal ini menjadi bukti semangat warga Kota Depok untuk turut serta melakukan pencegahan penyebaran covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menerankan jumlah tersebut tersebar di seluruh wilayah atau kecamatan di Kota Depok. Dan paling tertinggi yakni Kecamatan Sukmajaya, dengan 673 titik RT zona hijau.

“Alhamdulillah ini bentuk nyata masyarakat dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran covid-19,” katanya, Rabu (18/8).

Namun, sebaran zona kuning di Kota Depok juga masih terbilang banyak, tercatat sekitar 1.508 titik zona kuning pada tingkatan RT tersebar di Kota Depok. Dalam zona ini, wilayah Sukmajaya menduduki peringkat pertama, sebanyak 200 titik.

Capaian positif juga terlihat dari zona merah yang  hanya di 18 titik. Sebarannya yaitu Sukmajaya sebanyak 4 titik, Pancoranmas, Beji, Cipayung, Sawangan 2 titik, Cimanggis, Tapos, dan Cilodong 1 titik, serta terakhir Limo 3 titik.

“Total ada 18 titik RT yang masuk dalam zona merah,” terang Dadang.

Dadang menuturkan, bagi yang berada pada zona merah itu dengan keterangan penyebaran lebih dari lima kasus. Kemudian untuk zona kuning penyebaran 1 sampai 2 rumah. Selanjutnya Zona oranye dengan sebaran 3 sampai 5 rumah.

Diketahui, menurut data Satgas total kasus Covid 19 di Kota Depok mengalami penurunan sebanyak 498 kasus, dengan begitu kasus terkonfirmasi secara keseluruhan menjadi 3.433 kasus. “Bahkan perhari ini terjadi kesembuhan sebanyak 806 pasien. Insha Allah akan terus menunjukan tren yang baik,” pungkas Dadang.
(Rohmat/ Diana Hanny)

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB