Pantun Karya ‘Lifya’ Guru SLB Negeri 1 Padang Masuk Buku Rekor MURI Dunia

- Reporter

Rabu, 10 Maret 2021 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Lifya kesehariannya adalah seorang guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Padang. Dari kebiasaan menulis, ia telah merilis puluhan buku, baik karya tunggal maupun antologi. Lifya menulis dalam berbagai genre tulisan, seperi karya ilmiah, kumpulan cerpen, novel, dan lainnya.

Bersama para kontributor lainnya, Lifya baru saja menulis buku antologi Kumpulan Pantun Nasihat, diprakarsai oleh Titik Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERUAS) di bawah bimbingan Sastrawan Nasional Asrizal Nur bersama tim. Buku tersebut rencananya ditulis oleh 1000 kontributor, karena banyak yang antusias sehingga melebihi target. Ada 1250 penulis ikut jadi kontributor pada buku tersebut, dari empat negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Buku Kumpulan Pantun Nasihat berhasil mencatat rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI Dunia) sebagai buku dengan penulis pantun terbanyak. Buku tersebut akan dirilis di acara Peluncuran dan Anugerah yang digelar pada Rabu, 10 Maret 2021 pukul 14.00 WIB di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta (live streaming di kanal YouTube Rumah Seni Asnur).

“Saya senang sekali, banyak orang mengapresiasinya. Ini tentu suatu kebahagiaan bagi saya, dan para penulis buku Kumpulan Pantun Nasihat, karena karya kami dicatat oleh MURI Dunia. Saya senang karena bisa ikut berpartisipasi di dunia pantun memantun. Bak kerikil yang ikut menempel pada dinding yang kokoh,” kata Lifya, saat kami wawancarai, pada Rabu (10/3/2021).

Lifya menjelaskan, ada 98 guru di Sumatera Barat yang ikut menulis di buku Kumpulan Pantun Nasihat, buku tersebut dibuat berkaitan dengan Gerakan 1000 Guru Asean Menulis Pantun. Para penulisnya dituntun bapak Asrizal Nur untuk menulis pantun yang tidak hanya bersajak AB AB, agar setiap suku kata bersampiran, dan isi beriringan pilihan katanya.

Gerakan 1000 Guru Asean Menulis Pantun memakan waktu yang cukup panjang, dimulai sejak November 2018. Berbagai tahapan dilakukan, mulai dari pengumpulan pantun, seleksi, proses pengeditan, layout, hingga buku tersebut dicetak dan diterima oleh para penulisnya. Buku Kumpulan Pantun Nasihat beratnya mencapai 1,5 kilogram. PERUAS berhasil mengkoordinir guru dari empat negara dalam melahirkan pantun-pantun yang sarat nasihat di setiap baitnya.

Seperti dikatakan Lifya, sampai sekarang pantun merupakan cara komunikasi yang mempunyai daya tarik dan kekuatan yang masih bertahan yang dimiliki oleh Indonesia. Pantun sudah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda di UNESCO. Sebagai sejarah baru, semoga Gerakan 1000 Guru Asean Menulis Pantun dapat ikut melestarikan budaya milik Indonesia.

“Berkilau belanak aku lihat, beribu lukah penangkap ikan, kalau sanak ingin beribu nasihat, 1250 guru sudah menuliskan,” kata Lifya berpantun.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

(IMA)

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB