Meta Akui Keliru Blokir Akun WhatsApp Massal, Akses Chat Mulai Dipulihkan

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aplikasi WhatsApp. (Sumber foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

Ilustrasi aplikasi WhatsApp. (Sumber foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

Ilustrasi aplikasi WhatsApp. (Sumber foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

SIARAN DEPOK –  Sejumlah pengguna WhatsApp mendadak mengeluhkan akun mereka terblokir secara massal dan tidak dapat digunakan untuk bertukar pesan. Menanggapi gangguan tersebut, Meta selaku induk perusahaan WhatsApp mengonfirmasi bahwa masalah ini terjadi akibat adanya kesalahan teknis pada sistem mereka.

Keluhan bermula ketika para pengguna terdampak mengunggah tangkapan layar di media sosial yang memperlihatkan status akun mereka sedang berada dalam tahap tinjauan (review). Selama masa peninjauan tersebut, akses pengguna ke aplikasi pesan singkat ini terhenti sementara.

Melalui notifikasi di dalam aplikasi, pihak WhatsApp menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan terhadap aktivitas akun dan informasi perangkat untuk memastikan seluruh pengguna mematuhi ketentuan layanan. Perusahaan juga menyampaikan bahwa hasil peninjauan akan diberitahukan dalam kurun waktu 24 jam.

Meskipun membenarkan adanya kendala teknis, Meta tidak membeberkan perincian mengenai pemicu utama kesalahan sistem tersebut. Selain itu, perusahaan juga tidak mempublikasikan daftar wilayah atau negara mana saja yang terdampak insiden ini.

Juru bicara Meta mengungkapkan bahwa sistem keamanan mereka secara rutin memblokir akun-akun yang terindikasi melanggar aturan demi menjaga keamanan para pengguna lain. Namun, ia mengakui bahwa kekeliruan sistem sesekali dapat terjadi dan timnya berupaya memperbaiki kesalahan tersebut secepat mungkin.

Meta memastikan telah mengambil langkah perbaikan dan mulai memulihkan akun-akun yang sempat terdampak agar pengguna dapat kembali berkomunikasi secara normal.

Sumber Berita: CNBC Indonesia (5 Agustus 2026)

Berita Terkait

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai
PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran
Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP
Masjid At-Thohir Mewakili Jabar di IMTI 2026, Pemkot Depok Siap Dorong Wisata Ramah Muslim
Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut
Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid
Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:17 WIB

PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan Sampah Menuju Target 2029

Berita Terbaru