Bahaya Junk Food untuk Tubuh Kesayangan Kita

- Reporter

Rabu, 24 Februari 2021 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Makanan cepat saji/junk food biasanya menjadi makanan andalan kita saat makan siang. Selain rasanya yang gurih dan lezat. Junk food memiliki kandungan kalori, lemak, gula, dan garam. Tetapi, ada juga makanan cepat saji yang tidak sehat.

Junk food atau yang artinya makanan ‘sampah’ menjadi favorit kita karena pengolahan yang cepat, mudah, dan rasa yang gurih. Dengan teknik pengolahan minyak yang banyak dan digoreng dengan deep fried membuat makanan menjadi lebih crispy dan meningkatkan selera.

Mengapa demikian disebut makanan ‘sampah’? Menurut ahli Kesehatan, junk food hanya mengandung banyak lemak jenuh dan sedikit nutrisi. Pengolahan makanan dengan cara deep fried dengan minyak yang banyak membuat makanan berbahaya untuk tubuh kita.

Kandungan minyak dan garam yang tinggi merupakan faktor resiko gangguan kesehatan, seperti hipertensi, kolesterol, dan diabetes.

Ahli Kesehatan mengatakan, mengkonsumsi junk food tidak boleh terlalu sering. Jangka waktu minimal 1 bulan sekali. Makanan junk food membuat pencernaan dan tenggorokan terasa tidak enak karena terlalu sering mengkonsumsinya.

Saran dokter untuk mengurangi konsumsi junk food seperti ganti minuman soda dengan meminum jus/air putih. Hindari mayones yang banyak dan konsumsi salad yang banyak. Pilihlah makanan yang diolah dengan direbus atau dipanggang karena lebih baik daripada makanan yang digoreng.

 

(EMY)

(SFP)

Berita Terkait

Peluang Emas: Beasiswa Full Pendidikan Santri Yatim dan Yatim Piatu di Pesantren Leadership Primago Tahun Ajaran 2026-2027
Kapolri Minta Maaf atas Ulah Anggotanya yang Cederai Rasa Keadilan
Keluarga ABK Fandi Kasus 2 Ton Sabu di Batam Ngadu ke Komisi III DPR
PDIP: Alokasi Anggaran Pendidikan untuk MBG Diatur di UU APBN dan Perpres
Miris! Kompolnas Bongkar Modus Oknum Polisi Tilap dan Jual Barang Bukti Narkoba Senilai Miliaran
Minat WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah: Kita Harus Bangga dengan Indonesia Apa Adanya
Dinilai Asumtif, Hakim Abaikan Kerugian Rp 171,9 T dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina
Ngabuburit Sambil Berliterasi di Jusuf Kalla Library UIII, Jadi Tren Positif Anak Muda Depok

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:56 WIB

Peluang Emas: Beasiswa Full Pendidikan Santri Yatim dan Yatim Piatu di Pesantren Leadership Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:50 WIB

Kapolri Minta Maaf atas Ulah Anggotanya yang Cederai Rasa Keadilan

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:50 WIB

Keluarga ABK Fandi Kasus 2 Ton Sabu di Batam Ngadu ke Komisi III DPR

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:49 WIB

PDIP: Alokasi Anggaran Pendidikan untuk MBG Diatur di UU APBN dan Perpres

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:44 WIB

Miris! Kompolnas Bongkar Modus Oknum Polisi Tilap dan Jual Barang Bukti Narkoba Senilai Miliaran

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:43 WIB

Dinilai Asumtif, Hakim Abaikan Kerugian Rp 171,9 T dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:35 WIB

Ngabuburit Sambil Berliterasi di Jusuf Kalla Library UIII, Jadi Tren Positif Anak Muda Depok

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:35 WIB

Tim Markas Besar Angkatan Darat Tinjau TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 di Depok, Pastikan Progres Tepat Sasaran

Berita Terbaru