oleh

Musrenbang Kecamatan Sukmajaya: Disesuaikan Kebutuhan Sesuai yang Diprioritaskan dalam Perencanaan Pembangunan

siarandepok.com – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) 2021 Kecamatan Sukmajaya diadakan di Kota Depok di aula kecamatan setempat, Rabu (3/2/2021).

Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi mengatakan bahwa  sesuai arahan Wali Kota Depok, Mohammad Idris terkait Musrenbang tidak dibatasi kegiatan fisik dan nonfisik, tapi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Bisa saja dalam satu wilayah lebih banyak kebutuhan fisik, dari pada nonfisik. Sebaliknya wilayah lainnya kebalikannya,” ujar Tito kepada wartawan.

Namun, dirinya menyarankan dalam Musrenbang agar kegiatan nonfisik menjadi prioritas, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19. Ketika penanganan Covid-19 dan kesehatan ini tidak bisa selesai, maka hal itu berdampak pada sosial.

Dalam Musrenbang tersebut, Tito belum bisa menyebut nilai anggaran dan berapa jumlah kegiatan karena menunggu input.

Namun, ketika ditanya untuk anggaran yang akan digelontorkan pada 2021, dia mengatakan, jumlah anggaran pada 2021 senilai Rp60 miliar serta termasuk hibah Bansos Rp14 miliar.

Mengenai pembangunan kantor kelurahan di wilayah kerjanya, Tito mengungkapkan bahwa untuk kantor kelurahan sudah dibuat Detal Eengineering Design (DED) rencana 2022 itu Kelurahan Abadaijaya.

Kemudian yang lainnya kita usulkan, seperti Kelurahan Baktijaya perlu segera dibangun, Kelurahan Tirtajaya, dan Kelurahan Mekarjaya.

“Empat kelurahan, yaitu Kelurahan Abadijaya, Tirtajaya, Baktijaya, dan Mekarjaya usulan sudah disampaikan ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkim),” paparnya.

Bahkan, Rumkim sudah membuat pemetaan kelurahan mana saja yang menjadi skala prioritas pembangunan kantor kelurahan.

“Kalo untuk pengajuan sudah lama hanya karena ini kelurahan di seluruh Depok sehingga perlu prioritas,” tutupnya.

 

Penulis: RIZ

Editor: My

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru