Rekomendasi Tips Ban Motor Harian

- Reporter

Rabu, 3 Februari 2021 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MonicaLeonardi/Unsplash

MonicaLeonardi/Unsplash

Siarandepok.com – Memilih jenis ban motor memang terkesan simpel dan sepele, yang harus anda lakukan adalah pergi ke bengkel penjualan ban, pilih ban dan pasang mana yang bagus. Namun fakta dan kualitasnya tidak semudah itu, akibatnya pemilihan ban yang salah dapat menimbulkan bahaya di jalan raya dan pemborosan bahan bakar. Ada lebih banyak pilihan untuk produk karet hitam purnajual, tak heran banyak pengendara sepeda memasang ban di luar ukuran yang disarankan. Tak berhenti sampai disitu, karakteristik sebuah ban juga berbeda.

Untuk itu jika ingin membeli ban harus menyesuaikannya sesuai kebutuhan, terutama dalam pemakaian sehari-hari. Jika jalan di daerah anda masih rusak, sebaiknya tidak membeli ban soft composite karena karakteristik ban ini khusus di jalan aspal. Tentunya jika anda terpaksa mengemudi, hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan kestabilan berkendara.

  1. Ban basah dan kering

Ban jenis ini memiliki fungsi yang baik dan dapat digunakan di jalan basah maupun kering. Ciri khas dari ban ini adalah lekukannya yang kurang dan traksi yang sangat baik. Karena iklimnya yang tropis, ban ini paling banyak digunakan di Indonesia. Untuk membedakan jenis ban tersebut, anda bisa melihatnya pada bagian spesifikasi yang tertera pada ban. Umumnya pabrikan sering menulis basah, kering atau basah-kering.

  1. Ban kering

Ban kering ini hampir tidak memiliki lekukan. Saat digunakan di jalan kering, ban sangat nyaman digunakan tanpa khawatir tergelincir. Namun, anda harus berhati-hati saat mengemudikan ban kering ini di jalan basah.

  1. Ban basah

Jenis ban basah ini khusus digunakan di jalan yang sering basah. Ban basah memiliki lekukan khas yang memanjang hingga ke tepi ban. Pada saat ban berputar di jalan basah dan berair, maka lekukan pada ban digunakan untuk mengalirkan air, namun pada jalan yang kering daya cengkeram ban tersebut akan berkurang. Dengan cara ini, ban basah tersebut akan cepat habis atau disebut “botak” saat digunakan di jalan kering.

  1. Sesuaikan ukuran ban

Ukuran ban motor pasti berbeda-beda, semuanya tergantung pelek yang digunakan. Namun, ukuran ban standar untuk mesin injeksi atau simulasi adalah 70/90 dan 80/90, biasanya 80/90 dan 90/90. Semua ukuran ban ini telah disesuaikan oleh pabrik untuk kondisi sepeda motor tertentu.

  1. Koreksi tahun pembuatan

Untuk melihat tahun pembuatannya bisa lihat kode di ban, misal biasanya 1014 yang artinya minggu ke 10 dan tahun 14. Selalu perhatikan hal ini agar ban motor anda awet dan berkualitas.

  1. Sesuaikan anggaran

Memilih ban sepeda motor juga akan berdampak pada keadaan keuangan anda, sehingga anda tidak ingin membeli ban sepeda motor yang mahal demi mendapatkan gengsi.

Penulis (K.A)

Editor (RR)

Berita Terkait

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!
Pekerjaan Sodetan Jalan Cinere Raya ke South City Mulai Dikerjakan
Jelang Bubaran CFD Margonda, Antrean Kendaraan Mulai Memular Jalur Protokol Depok
Fatijja Qur’an Gelar Kegiatan Fatijja Talk 9.0 Bahas Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat dan Dipercaya Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd Konsultan Sekolah Islam Alumni Gontor
Depok Saber Hoaks Ingatkan 4 Kebiasaan yang Bisa Buka Celah Kejahatan Digital

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Berita Terbaru