Dugaan Korupsi Benih Lobster, Uang Digunakan untuk Mabuk

- Reporter

Kamis, 28 Januari 2021 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kasus suap izin ekspor benih lobster yang terlibat mantan menteri Edhy Prabowo menemukan fakta baru, yaitu uang suap sebagian digunakan untuk membeli minum wine kata Ali Fikri selaku pelaksana tugas juru bicara penindakan KPK.

Fakta tersebut didapatkan oleh penyidik usai pemeriksaan terhadap eks Legislatif Partai Gerindra, Ery Cahyaningrum, Rabu (27/1). Ery diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka kasus tersebut. Dalam agenda pemeriksaan ia sebagai karyawan swasta.

“Dikonfirmasi terkait kegiatan usaha saksi yang menjual produk minuman di antaranya jenis wine yang diduga juga dibeli dan dikonsumsi oleh Tersangka EP (Edhy) dan Tersangka AM (Amiril Mukminin) di mana sumber uangnya diduga dari pemberian pihak-pihak yang mengajukan izin ekspor benur di KKP,” kata Ali kepada wartawan, Rabu (27/1).

Untuk mendalami fakta lebih lanjut, Ery dipersiksa sebagai saksi oleh KPK untuk tersangka mantan KKP selama lebih dari enam jam dari jam 11.00 WIB hingga jam 17.26 WIB di Gedung Merah Putih KPK, kuningan , Jakarta selatan. Ali menyatakan hal tersebut dikonfirmasi melalui keterangan saksi Alayk Mubarrok selaku tenaga ahli Iis Rosita.

“Dikonfirmasi terkait posisi yang bersangkutan (Alayk) sebagai salah satu tenaga ahli dari istri Tersangka EP yang diduga mengetahui aliran uang yang diterima oleh Tersangka EP dan Tersangka AM yang kemudian diduga ada penyerahan uang yang diterima oleh istri tersangka EP melalui saksi ini,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan total tujuh orang sebagai tersangka yaitu enam orang sebagai penerima suap yakni Edhy Prabowo; stafsus Edhy, Safri dan Andreau Pribadi Misata; Pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadi; staf istri Edhy, Ainul Faqih; dan sekretaris pribadi Edhy, Amiril Mukminin.

(RIZ)

 

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026
10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal
Supian Suri Senam Bersama Ribuan Warga di DOS, Ajak Budayakan Hidup Sehat
Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri
Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:20 WIB

10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Galakkan ‘Opsih Jumat’, Kelurahan Beji Dorong Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Asri

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Lurah Cilangkap Imbau Warga Stop Bakar Sampah Usai Insiden Kebakaran Rumah Lansia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Batik Gong Si Bolong Khas Depok Unjuk Gigi di Panggung IFW 2026

Berita Terbaru