PSBB LEBIH PRODUKTIF

- Reporter

Senin, 18 Januari 2021 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Saat ini Indonesia sedang mengalami pandemic virus covid-19. Virus yang dapat menyerang paru-paru ini sangat berbahaya dan menyebabkan seluruh aktivitas dialihkan menjadi dirumah. Demi memutus penyebaran virus inikita semua melakukan pekerjaan dari rumah, alias Work From Home (WFH).

Kini banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan seperti menanam tanaman hydroponic. Salah satunya menanam tanaman hydroponik dengan menggunakan system wick. Cara bercocok tanam hydroponic sistem wick sangat cocok diterapkan bagi pemula. Sistem penanaman ini cocok untuk jenis tanaman kecil seperti sawi, kangkung, bayam, dan jenis sayuran kecil yang tidak membutuhkan banyak air lainnya.

Hydroponic sistem wick mengharuskan Anda untuk selalu mengganti larutan nutrisi dibawah-nya. Layak-nyata namun yang lain, ia juga butuh penyiraman. Cara bercocok tanam hydroponic sistem wick yakni;
Siapkan alat-alat berupa:

  • 1 botol air mineral bekas (masih layak pakai)
  • Alat pemotong, seperti cutter atau gunting
  • Sumbu kompor atau kain flannel
  • Alat untuk melubangi, bisa solder atau paku
  • Air nutrisi.

Cara membuat:

  • Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  • Lubangi tutup botol menggunakan paku yang dipanas kan kemudian tusuk tutupnya.
  • Gabungkan kedua bagian botol, dengan membalik bagian moncong (tutup botol) menghadap kebawah.
  • Pasang sumbu kompor atau kain flannel pada lubang di tutup botol tadi, pastikan bahwa sumbu dapat mengaliri air nutrisi terserap sempurna.
  • Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  • Isi bagian bawah botol dengan air nutrisi.
  • Pastikan jarak bibit yang ditanam lebih dekat dengan dasar botol plastic, supaya mendapat nutrisi secara penuh.

 

Penulis (DL)

Berita Terkait

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik
Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen
Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya
Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal
Atasi Dampak Kemarau, Ratusan Warga dan Aparatur Sawangan Depok Gelar Salat Istisqa
Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan
Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung
Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Berita Terbaru

Berita

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:30 WIB