Ramayana Depok PHK 87 Pekerja

- Reporter

Kamis, 9 April 2020 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok- Sebanyak 87 pekerja di Ramayana City Plaza Depok, Jawa Barat terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) cukup mendadak hanya berselang sehari setelah penyampaian kondisi cabang. Pihak manajemen berjanji akan menunaikan kewajiban terhadap hak-hak pekerja yang di-PHK.

Store Manager Ramayana City Plaza Depok, M Nukmal Amdar memastikan manajemen bakal memberikan kompensasi secara adil. Ia menyebut saat ini proses kompensasi dalam tahap proses.

“Semua hak-hak karyawan akan dibayarkan sesuai ketentuan. Artinya ini kita lewati proses dengan baik sesuai kesepakatan bersama,”

Namun, sayangnya ia belum bisa memastikan kapan kompensasi atau pesangon segera turun. Padahal di momen saat ini, banyak pegawai yang berharap membutuhkan dana untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Akan dibayarkan dalam waktu dekat ini. Artinya perusahaan mempertimbangkan ketika karyawan nggak kerja, perusahaan ini udah siap bayarkan semua,” sebutnya.

Ia menjelaskan proses PHK ini sudah melalui proses sosialisasi kepada para karyawan, tujuannya agar karyawan tidak kaget maupun mempersiapkan diri. Namun memang, proses sosialisasi dilakukan H-1 sebelum keputusan PHK.

“Kita melalui proses (PHK) ini dari hari Minggu. Setelah kami pemaparan kondisi perusahaan itu di hari Sabtu. Yang kami sampaikan, bahwa perusahaan kita nggak mampu lagi beroperasi karena biaya nggak bisa menutupi,” kata Nukmal.

Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil manajemen adalah kebijakan langsung kepada PHK, bukan unpaid leave atau cuti tidak dibayar. Sehingga kemungkinan besar karyawan yang sudah di PHK tidak kembali lagi ke toko untuk bekerja setelah masa pandemi corona usai.

“Jika ke depan kondisi ini memungkinkan lebih bagus. Semua keputusan ada di manajemen. tinggal nanti gimana arah kebijakan manajemen,” katanya.

Keputusan PHK kepada karyawan tidak lepas dari menurunnya omset penjualan. Semenjak masa pandemi corona ini ada, banyak masyarakat yang mengalihkan penjualan kepada pos-pos kebutuhan pokok, bukan pakaian. Sehingga omset Ramayana khususnya di Depok pun kian anjlok, sehingga harus melakukan PHK dan menutup gerai.

“Customer untuk belanja fashion dan kita turun salesnya. Dalam hitungan pendapatan, kita alami penurunan hingga 80 persen. Untuk proyeksi toko ini kenapa ditutup? karena pertimbangkan kita untuk lebaran, memang sudah nggak bisa diharap lagi,” katanya.

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB