Inilah Detik-detik Tangan Petir Kevin Sanjaya Yang Bikin Pasangan Malaysia Mati Kutu

- Reporter

Jumat, 28 Februari 2020 - 13:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Pebulutangkis ganda putra yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo memang dikenal sebagai salah satu pebulutangkis tercepat yang ada di dunia. Pemain manapun pasti setuju kalau serangan-serangan dari rekan Marcus Gideon di depan net selalu sulit untuk ditaklukkan.

Dari video unggahan Instagram akun @badmintonhebat, terjadi di semifinal Indonesia Masters 2020 momen tangan kilat pebulutangkis Kevin Sanjaya yang sukses buat pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi  Yik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tepatnya, saat di game pertama pada saat kedudukan 17-13. Berawal dari pasangan Malaysia yang melakukan servis berhasil dikembalikan oleh Marcus Gideon, kemudian terjadilah adu serangan antara kedua pasangan.


Sampai pada akhirnya, pebulutangkis Soh Wooi Yik mengajak Kevin Sanajaya melakukan adu drive di depan net. Hal tersebut membuat aksi kecepatan tangan petir dari pebulutangkis 24 tahun tersebut berhasil membius pasangan ganda putra andalan Malaysia tersebut.

Serangan pertama Kevin Sanjaya masih berhasil dikembalikan, serangan kedua pun masih sama tetapi di serangan ketiga yang dilakukan pasangan Marcus Gideon tepat ke arah pebulutangkis Aaron Chia tidak berhasil dikembalikan dengan sempurna dan akhirnya membuahkan tambahan angka kepada pasangan Indonesia.
Kevin Sanjaya itu pun mendapat sanjungan dari komentator asing karena aksinya tersebut. Komentator tersebut menyebut dirinya sebagai pemain yang sangat-sangat berbahaya di depan net dan menjadi salah satu pemain tercepat di dunia saat ini.

<

Berita Terkait

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 
Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 
Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara
Bukan hanya Ganda Putra, Ganda Putri Indonesia ini pun Rontok gagal melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2024
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya
Menanti Aksi Ciamik Ester Nurumi Triwardoyo di Thailand Open 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:02

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:52

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:06

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:59

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Senin, 15 Juli 2024 - 11:10

Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:59

Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Berita Terbaru