BMKG Prediksi El Nino Berlanjut hingga Awal 2027, Depok Diminta Siap Hadapi Dampaknya

- Reporter

Senin, 22 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena El Nino masih berpotensi bertahan hingga awal tahun 2027. Kondisi tersebut diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi Indonesia, termasuk meningkatnya risiko musim kemarau yang lebih panjang dan kering serta penurunan kualitas udara.

Koordinator Bidang Iklim Terapan BMKG, Siswanto, menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Provinsi Jawa Barat bertema “Urban Climate, Urban Future: Memahami Iklim Perkotaan untuk Menjaga Masa Depan” yang digelar di Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Jumat (19/6/2026).

Menurut Siswanto, Kota Depok sebagai salah satu kota penyangga Jakarta menghadapi tantangan tersendiri akibat pesatnya urbanisasi. Perubahan fungsi lahan dari kawasan pertanian menjadi permukiman dan kawasan komersial dinilai turut memengaruhi kondisi iklim perkotaan.

“Perkembangan wilayah yang terjadi di berbagai kecamatan di Kota Depok dapat mengubah karakteristik iklim lokal dan berdampak pada kondisi lingkungan di masa depan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan adanya perubahan iklim di Kota Depok. Di antaranya adalah peningkatan suhu udara pada siang maupun malam hari, pola hujan yang cenderung lebih singkat tetapi berintensitas tinggi, serta meningkatnya tingkat polusi udara.

Meski demikian, Siswanto menegaskan bahwa dampak perubahan iklim masih dapat diminimalkan melalui berbagai langkah mitigasi dan adaptasi yang tepat. Menurutnya, kolaborasi antara BMKG dan Pemerintah Kota Depok sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan iklim di masa mendatang.

“Dengan langkah mitigasi yang baik, dampak perubahan iklim dapat ditekan sehingga lingkungan menjadi lebih ramah dan masyarakat lebih siap menghadapi berbagai kondisi cuaca ekstrem,” katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Prasetya, menjelaskan bahwa kegiatan Sekolah Lapang Iklim merupakan program rutin tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Ia menyebutkan bahwa tahun ini kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti Karang Taruna, kalangan milenial, dan perwakilan warga lainnya.

“Tahun sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di Kecamatan Cipayung. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Camat Pancoran Mas, Mustakim. Ia menilai Sekolah Lapang Iklim memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam memahami tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Menurutnya, meskipun perkembangan perkotaan terus berlangsung, Kota Depok masih memiliki sejumlah wilayah yang berpotensi untuk sektor pertanian, seperti Kecamatan Cipayung dan Sawangan. Karena itu, pemahaman terhadap kondisi iklim menjadi penting untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh peserta dapat bermanfaat dan disebarluaskan kepada masyarakat Kota Depok,” tutupnya.

Berita Terkait

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.
Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan
Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Suara Anak Depok, Arah Kebijakan Kota

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Berita Terbaru

Informasi servis dan ganti oli sepeda motor di Kecamatan Pancoran Mas, 21-22 Oktober 2026. (Foto: dok. Kecamatan Panmas)

Berita Depok

Servis & Ganti Oli Gratis di Panmas Depok, Mau?

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:26 WIB

Kegiatan normalisasi Kali Cabang Tengah yang berlokasi di area Balai Kota Depok. (Foto: Ilustrasi/Diskominfo)

Berita Depok

Depok Siaga Musim Hujan: 6 Saluran Air Mulai Dinormalisasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:19 WIB

Tim DLHK Kota Depok dan Tim Maung ASRI saat mengangkut sampah yang diduga berasal dari kostan di kawasan Kost Eksklusif Mara Juara Depok. (Foto: Dokumentasi Tim Maung ASRI)

Berita Depok

Gercep! Tim Maung ASRI Sapu Bersih Sampah Liar di Jalan Juanda

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:16 WIB

Ilustrasi Jalan Raya Tapos. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pajak Tapos: Dari Warga, Kembali ke Warga

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:24 WIB