BADAN POM DUKUNG PENINGKATAN DAYA SAING UMKM PANGAN

- Reporter

Rabu, 28 Agustus 2019 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Industri pangan merupakan salah satu kontributor terbesar ekspor nasional dengan capaian kinerja konsisten positif. Tak hanya ekspor, industri pangan juga berperan dalam peningkatan produktivitas, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja, tak terkecuali Usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) pangan. UMKM Pangan merupakan salah satu kekuatan pendorong pembangunan ekonomi negara yang memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dan ekonomi rakyat, penyediaan dan perluasan lapangan kerja dan lentur terhadap kritis.

Pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM menjadi fokus pemerintah saat ini. Pada tahun 2018 lalu, Badan POM bersama tujuh kementrian/lembaga (K/L) meluncurkan program terpadu “ Pengembangan UMKM obat tradisional, kosmetik dan pangan berdaya saing” sebagai bentuk sinergisme antar lintas sektor dalam pemberdayaan UMKM sesuai tugas fungsi dan kewenangannyamasing-masing.

Badan POM sendiri gencar melakukan binaan pelaku usaha pangan dengan melakukan pendampingan internal dan sosialisasi keamanan pangan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM. Saat ini Badan POM telah melakukan pembinaan terhadap 53.907 UMKM Pangan secara nasional. Badan POM juga melakukan pemberdayaan fasilitator keamanan pangan melalu pembentukan fasilitator/Kader Desa untuk pembinaan komunitas desa dan umkm sebanyak 7.690 orang (tahun 2014-2018), Fasilitator UMKM sebanyak 1.255 orang (tahun 2013-2018), Fasilitator Pasar Aman dari bahan berbahaya sebanyak 618  orang (tahun 2015-2018), dan fasilitator keamanan FIAS sebanyak 11.997 orang (tahun 2014-2018).

Kepala Badan POM RI, Penny K.Lukito menyampaikan bahwa pembinaan UMKM memerlukan komitmen pemerintah pusat dan daerah, serta peran akademisi terutama untuk wirausaha baru (start-up) sehingga dapat bersaing di era revolusi industri saat ini. Lebih lanjut Penny K. Lukito menegaskan bahwa badan POM memberikan dukungan secara penuh dan fasilitasi terhadap UMKM termasuk UMKM daerah.

“Badan POM telah melakukan deregulasi dan debirokratisasi persyaratan termasuk pemotongan biaya pendaftaran pangan olahan sebesar 50% dari tarif pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ungkapnya.

Hari ini, Rabu (28/08) Badan POM menyelenggarakan kegiatan “Talkshow dan Komunikasi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan” di Depok. Kota Depok merupakan salah satu Kota dengan jumlah UMKM pangan yang banyak dan berkembang pesat. Selain itu Kota Depok juga memiliki beberapa perguruan tinggi dengan program pendampingan UMKM dan banyak mahasiswa dari Universitas tersebut yang merupakan wirausaha baru (Start-up) yang tergabung dalam inkubator bisnis universitas.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari K/L, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, Asosiasi pengusaha ritel indonesia (Aprindo) Dan UMKM binaan K/L. Dalam acara ini dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Badan POM dengan Aprindo tentang kerja sama dibidang Pengawasan dan Pembinaan Dalam Rangka Peredaran Obat dan Makanan di Ritel Modern serta penyerahan Nomor Izin edar (NTE) oleh Kepala Badan POM kepada UMKM.

“Mari kita bersama-sama bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan untuk mewujudkan komunitas pangan yang aman bagi masyarakat, tutup Kepala Badan POM.

Berita Terkait

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok
20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta
14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin
Pemkot Depok Mulai Rancang Pembangunan Flyover Margonda-Juanda, Ditargetkan Groundbreaking 2027
Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari
Unindra Terima 7 Ribu Lebih Mahasiswa Baru, PKKMB Digelar Luring dan Daring
Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis
Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 17:45 WIB

14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin

Kamis, 3 September 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Berita Terbaru