Pesan Wali Kota Depok, Mohammad Idris Terhadap Pasutri Muda

- Reporter

Sabtu, 16 Maret 2019 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menghadiri Pernikahan Massal & Santunan Yatim dhuafa, FKMT di Kantor Kelurahan Bakti Jaya, Sabtu (16/03).  Laporan & Foto (Alvon Ari Sandi)

Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menghadiri Pernikahan Massal & Santunan Yatim dhuafa, FKMT di Kantor Kelurahan Bakti Jaya, Sabtu (16/03). Laporan & Foto (Alvon Ari Sandi)

Siarandepok.com – Pernikahan adalah hal sakral yang dilakukan oleh pasangan. Walaupun pernikahan dikaitkan dengan hal yang indah tapi tetap saja banyak pasangan yang melakukan perceraian.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris memberikan nasehat kepada pasutri diantaranya agar tidak menambah daftar perceraian yang sudah ada di pengadilan agama. (Laporan dan Photo : Alvon Ari Sandi)

Melihat banyaknya perceraian yang terjadi, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, memberi saran kepada pasangan suami istri (pasutri) muda yang akan menikah.

“Pesan saya dua aja, pertama pesan agama tentang pernikahan, yaitu Rasulullah SAW memerintahkan agar selalu taqwa, tidak terlepas dari keislaman sampai kita bertemu Rasulullah. Artinya taqwa itu seperti dasar dari pernikahan kita,” kata Mohammad Idris, Sabtu (16/3).

Ia juga menambahkan beberapa surat tentang pernikahan, diantaranya quran surah Al-Imran ayat 102, An-anissa ayat 1, dan al-Azab ayat 77.

Idris juga menjelaskan bahwa menikah bukan hanya untuk mengikat tali cinta tetapi juga bentuk silaturahim sesama umat muslim.

“Kita ini adalah dari diri yang satu, kita bersaudara, kita ini satu keturunan Adam dan Hawa. Jadi pernikahan yang kita lakukan artinya untuk silaturahim,” ungkapnya.

“Berkatalah atau berkomunikasilah dengan perkataan yang tepat, jangan salah komunikasi dengan pasangan yang bisa mengakibatkan malapetaka,” tambahnya.

Ia juga memberi tahu para pasangan muda agar bisa menjadi pasangan yang awet kuncinya ada dua, yaitu keharmonisan dan ketiadaan sifat egois.

Dengan berbicara seperti itu, ia berharap agar ketahanan berkeluarga di Depok meningkat. Ia juga mengharapkan agar tidak ada lagi berkas perceraian di pengadilan agama. Sebelumnya kita ketahui bahwa jumlah perceraian di Depok sudah termasuk tingkat tinggi. Pada tahun 2017 ada sekitar 3000an kasus perceraian dan 2018 meningkat menjadi 4000 kasus.

 

Laporan dan Foto: Alvon Ari Sandi (Siarandepok.com)

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

Berita Terkait

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi
Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga
Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025
RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal
Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor Pada Kegiatan Capacity Building 2025
Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut
Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:22 WIB

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:17 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:14 WIB

Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Sabtu, 29 November 2025 - 14:46 WIB

Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut

Sabtu, 29 November 2025 - 11:44 WIB

Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Jumat, 28 November 2025 - 23:28 WIB

MI MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Gelar Kegiatan Perkemahan Jumat – Sabtu (Perjusa) Tahun 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Berita Terbaru