Arema FC Didenda PSSI Gara-Gara 3 Hal

- Reporter

Jumat, 15 Maret 2019 - 09:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com –┬áKomisi Disiplin PSSI menetapkan bahwa Arema FC melakukan beragam pelanggaran sepanjang gelaran Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan.

Dalam Sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tanggal 13 Maret 2019, tuan rumah Arema FC diganjar hukuman denda hingga 150 juta rupiah.

Angka 150 juta rupiah itu muncul berkat, setidaknya, tiga pelanggaran yang ditemukan oleh Komdis PSSI dari Arema FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelanggaran-pelanggaran itu dilakukan dalam bentuk pelemparan botol, menyalakan cerawat (flare), hingga panitia pelaksana pertandingan yang gagal memberikan rasa aman dan nyaman.

Pelanggaran-pelanggaran itu pertama kali terjadi pada pertandingan matchday pertama saat Arema FC menghadapi Barito Putera.

Kemudian pada pertandingan kedua, saat Singo Edan bersua tim dari Jawa Timur lain, Persela Lamongan.

Situasi ini kembali membangun citra buruk dari Arema FC itu sendiri.

Sebab hal itu bukan kejadian pertama, Arema FC pada musim kompetisi 2018 juga merupakan tim yang paling “rajin” disebut oleh Komdis PSSI.

Berikut hasil Sidang Komdis PSSI, Rabu (13/3/2019):

Arema FC

– Nama kompetisi: Piala Presiden 2019

– Pertandingan: Arema FC vs PS Barito Putera

– Tanggal kejadian: 4 Maret 2019

– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol dan penonton masuk lapangan

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 75.000.000

Arema FC

– Nama kompetisi: Piala Presiden 2019

– Pertandingan: Persela Lamongan vs Arema FC

– Tanggal kejadian: 9 Maret 2019

– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol dan penyalaan flare

– Hukuman: Sanksi denda Rp. 75.000.000

Panitia pelaksana pertandingan Arema FC

– Nama kompetisi: Piala Presiden 2019

– Pertandingan: Persela Lamongan vs Arema FC

– Tanggal kejadian: 9 Maret 2019

– Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman

– Hukuman: Teguran keras

Sumber : PSSI

<

Berita Terkait

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Komitmen BIN Sukseskan WWF ke-10 di Bali Banjir Apresiasi
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru