Siarandepok.com – Surat suara sebanyak 5.348.102 untuk Pemilihan Umum 2019 telah tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, tepatnya di kawasan Pergudangan Kubik, Jalan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Jutaan surat suara itu meliputi DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota, dan pemilihan presiden maupun wakil presiden.
Nana Sobarna selaku Ketua KPU Kota Depok mengatakan, pelipatan surat suara itu melibatkan sebanyak 400 petugas. Pada hari pertama ini, KPU bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) fokus melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilihan DPRD Provinsi, kemudian disusul dengan surat suara DPR RI.
Nana menambahkan, KPU menargetkan pemilahan dan pelipatan kertas suara selama sepuluh hari ke depan, yakni hingga 21 Maret 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita juga sudah memberikan pengarahan apa saja yang menjadi tugas mereka. Kemudian mereka juga diberikan pemahaman tentang kategori-kategori surat suara yang rusak yang bagaimana,” katanya saat ditemui di kawasan Pergudangan Kubik, Cimanggis, Depok pada Senin 11 Maret 2019.
Sementara surat suara yang telah masuk di gudang tersebut ialah jenis pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Adapun upah untuk para petugas pelipat suara yakni Rp100 per lembar.
“Kalau surat suara DPD dijadwalkan akan tiba pada 22 Maret 2019. Nah untuk upah kita berikan Rp100 per lembar surat suara, tergantung kemampuan mereka,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini menuturkan, pihaknya menurunkan tiga petugas panitia pengawas kecamatan atau panwascam untuk melakukan pengawasan penyortiran dan pelipatan surat suara.
Luli menyebutkan, surat suara yang sudah masuk ke gudang KPU Kota Depok masing-masing sebanyak 1.335.525, untuk masing-masing kategori yang jumlah keseluruhannya mencapai 5.348.102.
“Perdusnya, surat suara dilebihkan 2 persen dari jumlah total surat suara per dus. Kami juga mengimbau kepada para petugas agar menyisihkan surat suara yang ditemukan rusak,” katanya.
Kapolresta Depok Komisaris Besar, Didik Sugiyarto yang ikut meninjau langsung ke gudang KPU mengatakan, pihaknya menurunkan sebanyak 10 personel untuk melakukan penjagaan di sekitar lokasi pelipatan dan logistik pemilu.
“Anggota sudah kami plot untuk melakukan pengawasan dan penjagaan guna memastikan tidak ada petugas yang membawa surat suara keluar,” katanya.
Penulis: Faisal Nur Fatullah