Bank Indonesia Sebut Rupiah Terlalu Murah

- Reporter

Sabtu, 23 Februari 2019 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Bank Indonesia (BI) menilai rupiah sejak 1 Januari 2019 hingga 21 Februari 2019 cukup stabil. Meski begitu, Pihak BI menilai rupiah masih terlalu murah atau undervalue.

Data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.465 per dolar AS pada awal tahun ini. Rupiah terus menguat ke kisaran Rp14.000-14.100 per dolar AS sampai hari ini.

Bahkan, rupiah sempat menginjak kisaran Rp13.900 per dolar AS pada pertengahan bulan ini. “Nilai tukar rupiah terus bergerak sesuai dengan mekanisme pasar, tapi rupiah masih undervalue, karena ada potensi penguatan rupiah yang terbuka,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Gedung BI, Kamis (21/2).

Menurut Perry, nilai tukar rupiah masih bisa lebih menguat dari posisi saat ini karena aliran modal asing yang masuk (capital inflow) ke tanah air cukup menjanjikan. Tren capital inflow bahkan sudah terjadi sejak kuartal IV 2018.

Tercatat, capital inflow mencapai US$12,5 miliar pada periode tersebut. Meski secara keseluruhan, capital inflow sepanjang 2018 hanya sekitar US$9,3 miliar. Namun, tren masuknya aliran modal asing terus berlangsung sampai saat ini.

“Aliran modal asing pada Januari 2019 tercatat sebesar US$2,2 miliar dan terus terjadi pada Februari 2019,” ungkapnya.

 

Penulis: Adista

Editor : Muthia Dewi Safira

 

Berita Terkait

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi
Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga
Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025
RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal
Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor Pada Kegiatan Capacity Building 2025
Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut
Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:22 WIB

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:17 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:14 WIB

Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Sabtu, 29 November 2025 - 14:46 WIB

Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut

Sabtu, 29 November 2025 - 11:44 WIB

Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Jumat, 28 November 2025 - 23:28 WIB

MI MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Gelar Kegiatan Perkemahan Jumat – Sabtu (Perjusa) Tahun 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Berita Terbaru