Mengenal Keistimewaan Kopi Biji Kuning Khas Garut yang Lagi Naik Daun

- Reporter

Selasa, 29 Januari 2019 - 10:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Bila selama ini Anda mengenal biji kopi matang berwarna merah seperti buah ceri, tidak demikian halnya di Garut. Petani setempat mengembangkan kopi biji kuning yang dinilai sebagai salah satu unggulan di Garut.

“Kopi kuning ini keunggulanganya lebih tinggi dari arabika. Kkeduanya tahan penyakit dan harum kopinya lebih tajam,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga, di Garut, dilansir Antara, Senin (28/1/2019).

Ia mengungkapkan, selama ini kopi biji kuning baru ditanam di kawasan hutan Cisurupan, Cikajang, dan Cikandang dengan luas lahan sampai 100 hektare. Harga jual kopi tersebut, sambung dia, lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya yang siap seduh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harganya yang siap seduh Rp 85 ribu sampai Rp 100 ribu per kilo,” katanya.

Ia menyatakan pemerintah daerah akan berupaya mengembangkan potensi unggulan kopi khas Garut yang saat ini permintaan di pasaran cukup tinggi. Salah satunya dengan menambah luas lahan kopi biji kuning di Garut.

Langkah lainnya adalah akan segera mensertifikasi kopi hasil produksi petani dari Kementerian Pertanian agar penjualannya bisa meluas untuk diekspor ke berbagai negara.

“Nanti Kementerian Pertanian akan mengeluarkan sertifikat sebagai kopi ciri khas Garut yang siap dijual ke pasaran,” ujarnya.

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki banyak jenis hasil perkebunan, termasuk kopi di antaranya kopi biji kuning yang baru dibudidayakan oleh sebagian petani di beberapa kecamatan.

Kopi biji kuning itu, ujar dia, merupakan varietas unggulan di Garut yang saat ini penjualannya akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan ke luar negeri.

“Kopi kuning ini kalau sudah dapat sertifikat boleh keluar (dijual), ke luar negeri,” katanya.

Ia menyampaikan, sertifikat tersebut untuk menjaga keaslian induk tanaman kopi biji kuning yang selama ini banyak tumbuh dengan hasil bagus di Kabupaten Garut, yang dinilai bahkan lebih bagus daripada jenis kopi arabika.

Sumber:https://m.liputan6.com/lifestyle/read/3882181/mengenal-keistimewaan-kopi-biji-kuning-khas-garut-yang-lagi-naik-daun

<

Berita Terkait

PKBM PRIMAGO INDONESIA ikut Memeriahkan Lebaran Depok 2024 dengan Penampilan Drama Budaya
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Depok (DKD) Dr Awaluddin Faj Hadiri Kegiatan Ngubek Empang Lebaran Depok 2024
Es Teler Kekinian Simple, Mudah, Dan Seger untuk Berbuka Puasa
Green Tea Cookies, Alternatif Kue Kering Lebaran Terbaru dan Cara Membuatnya
Buka Puasa Pakai yang Seger-seger? Es Susu Melon Alternatifnya
5 Menu Yang Biasa Nabi Muhammad Makan Untuk Sahur Dan Berbuka Puasa
Kue Kering Lebaran 2024 Cookies Bomboloni, Belum Ada Yang Bikin
Takjil Bulan Puasa Yang Harus Di Coba

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru