Experiental Marketing Menikmati Kopi dengan Kelima Pancaindra

- Reporter

Senin, 28 Januari 2019 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Starbucks Reserve Dewata memungkinkan anda untuk menjajal pengalaman menikmati kopi dengan kelima pancaindra. Hal ini dilakukan karena lewat dari sebuah tur singkat yang menjelaskan perjalanan kopi yang sangat nikmat.

“Jadi, disini kami hanya menjual kopi, tetapi kami ingin menyajikan yang lebih banyak suypaya orang tahu bagaimana perjalanan kopi dari ditanam sampai akhirnya terhidang di cangkir-cangkir. Disini kami bukan saja ingin memberi tahu cerita kopi, sekaligus mengenal kekayaan budaya yang dimilki Negara Indonesia yang lebih luas,” kata Anthony Cottan, Director Starbucks Indonesia di acara peresmian Starbucks Reserve Dewata, Bali, Sabtu, 12 Januari 2019.

Tur ini berlangsung dari depan gerai. anda nantinya akan dijelaskan makna logo Starbucks yang tidak seperti gerai kebanyakan. Bukan simbol hijau ikonis, bunga lotus sengaja diusung sebagai identitas gerai yang telah dibuka secara resmi untuk publik pada Minggu, 13 Januari 2019, tersebut.

Logo itu dimaksud menggambarkan Dewi Laksmi sebagai sumber kemakmuran, kesuburan, dan keindahan. Lebih lanjut, anda bakal dibawa ke sebuah kebun kopi berukuran 10 x 10 meter yang berada di dekat pintu masuk.

“Ukuran ini merupakan gambaran kebun di rumah kebanyakan petani di Indonesia,” jelas Anthony usai acara peresmian gerai Starbucks Reserve Dewata. Di sini, Anda diharapkan bisa mendapat gambaran bagaimana kebun kopi biasanya ada di halaman rumah petani.

Di tengahnya terdapat zoetrope spins yang apabila diputar akan memperlihatkan gambar bergerak tentang bagaimana petani memetik kopi dari kebun, di mana ternyata cara benar adalah dipelintir agar tidak merusak biji kopi yang belum masak di sekitarnya.

Dari situ, perjalanan berlanjut ke penggambaran pemisahan antara biji dan kulit kopi untuk kemudian dicuci bersih. Berjarak beberapa langkah, terdapat ilustrasi bagaimana kopi akan dikeringkan sampai sama sekali tidak ada sisa air di bijinya. Aroma kopi nan harum akan bisa anda hirup ketika berjalan di sini.

Berita Terkait

2 Menteri Pantau Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Didampingi Wali-Wakil Wali Kota Depok
PKBM PRIMAGO INDONESIA ikut Memeriahkan Lebaran Depok 2024 dengan Penampilan Drama Budaya
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Depok (DKD) Dr Awaluddin Faj Hadiri Kegiatan Ngubek Empang Lebaran Depok 2024
Es Teler Kekinian Simple, Mudah, Dan Seger untuk Berbuka Puasa
Green Tea Cookies, Alternatif Kue Kering Lebaran Terbaru dan Cara Membuatnya
Buka Puasa Pakai yang Seger-seger? Es Susu Melon Alternatifnya
5 Menu Yang Biasa Nabi Muhammad Makan Untuk Sahur Dan Berbuka Puasa
Kue Kering Lebaran 2024 Cookies Bomboloni, Belum Ada Yang Bikin

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Berita Terbaru

Berita

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:30 WIB