Royal Dinner Festival Budaya Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat di Sumenep

- Reporter

Rabu, 31 Oktober 2018 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Keraton Sumenep gelar Royal Dinner Festival Budaya Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat Asean. Ini merupakan bentuk penyambutan dan penghargaan terhadap peserta Festival Budaya Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat Asean pada 28-30 Oktober 2018.

Festival ini dihadiri 58 keraton, 230 kerajaan dan lembaga adat serta 5 kerajaan dari negara ASEAN yaitu Malaysia, Singapura, Philipina dan Thailand, serta peninjau sebanyak 80 kerajaan lembaga adat sebagai peserta. Dalam festival ini, hadir pula Ketua Asosiasi Sales Travel Indonesia (Asati).

Dalam penyambutan, digelar seni budaya sejumlah kerajaan Nusantara diantaranya, tari Muang Sangkal Kabupaten Sumenep dan seni budaya kerajaan Bali, Kesultanan Cirebon dan Kerajaan Surakarta. Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan, sudah 749 tahun usia Kabupaten Sumenep. Ini menandakan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan salah satu daerah tertua di Nusantara.

“Dalam perjalanannya raja-raja Sumenep memiliki sejarah dan peradaban yang sangat panjang termasuk juga melahirkan kerajaan yang ada di Pulau Jawa. Ini merupakan kehormatan bagi raja dan sultan di Nusantara bisa hadir di salah satu daerah tertua di Indonesia,” ujar Sultan.

Sementara itu Ketua Panitia, Dra. R. Ay. Yani WS menambahkan, peserta FKMA ke V diantaranya hampir semua keraton dan kesultanan se Nusantara bahkan juga dihadiri oleh kerajaan dari negara ASEAN.

“Tema yang diusung untuk tahun ini yaitu Keraton Adalah Akar dan Sumber Ilmu Budaya Bangsa Indonesia”. Jelas bunda Yani (Biasa disapa).

Kehadiran Manager Paytren Pariwisata ditengah meriahnya Royal Dinner, menjadi cerita lain. Jaringan bisnis Paytren yang merambah sekitar 40 negara dunia menjadikan upaya lain dalam menjual product pariwisata Nusantara ke Manca Negara.

“Bahkan kami yang punya komunitas akan bersinkronisasi antara Kesultanan Nusantara yang memiliki komoditi sebagai destinasi pariwisata yang bernuansa budaya dan peninggalan sejarah,” ungkap Bunda Yani.

Sementara, Asati M. Syukri Machmud mengatakan, Asati akan berusaha menjadi penyulam dan penjahit guna merangkai kembali nilai-nilai luhur peradaban bangsa Melayu yang terserak. Penyulaman itu melalui Kesultanan Nusantara.

“Diaminkan oleh beberapa Yang Mulia dari bebrapa kesultanan bahkan mendapat perhatian serius dari kerajaan Negara tetangga yang memang sejak awal sudah bercengkrama dengan chairman ASATI,” ungkap M.Syukri. (FKV)

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru