Unggul Dari Negara Asean, Eddy: Indonesia Masuk Kategori Negara Industri

- Reporter

Rabu, 24 Oktober 2018 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Brand Finance telah merilis laporan tahunannya tentang 100 merek negara paling berharga di dunia.

Ketua Umum Kamar Dagang dan industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo menilai penilaian merek global ini mengevaluasi merek nasional suatu negara berdasarkan keadaan di negaranya dan ekonomi secara keseluruhan dengan mempertimbangkan berbagai faktor sosio-ekonomi.

Menurut Eddy, merek Nasional “dengan kategori kuat” menunjukkan lingkungan yang sangat menarik untuk investasi, mendorong investasi masuk, menambah nilai ekspor, dan menarik wisatawan serta pekerja terampil.

“Pariwisata adalah sumber pemasukan potensial utama untuk semua negara. Namun, persaingan sangat ketat dan sangat penting untuk memastikan semua titik dari merek diselaraskan untuk memberikan pengalaman terbaik,” kata Eddy Ganefo di Kadin Indonesia, Rabu (24/10).

Eddy menyebutkan, Amerika Serikat  menjadi merek negara paling berharga di dunia dengan nilai 25,9 triliun dollar AS. Sementara China membuntutinya di peringkat kedua dengan nilai 12,779 triliun dollar AS. Adapun Jerman, Inggris, dan Jepang berturut-turut berada di posisi 3, 4, dan 5.

“Sementara Indonesia berada di peringkat ke-16 dengan nilai 848 miliar dollar AS.  Posisi ini mengungguli negara-negara kawasan Asia Tenggara lainnya, termasuk Singapura yang harus puas di posisi kedua,” jelasnya.

Menurut Eddy, ini menjadi power buat Indonesia, untuk itu hal ini harus buat pemerintah terus berupaya meningkatkan daya saing industri nasional agar mampu kompetitif di tingkat global. Untuk itu, berbagai kebijakan telah dikeluarkan guna memberikan kemudahan bagi para investor berusaha di Indonesia.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan, bahwa kita harus meningkatkan daya saing industri Indonesia,” ujarnya.

Eddy mengatakan, aktivitas industri membawa efek yang luas bagi ekonomi nasional seperti peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penerimaan devisa dari ekspor.

“Industri nasional saat ini memiliki posisi yang tidak bisa diremehkan, karena Indonesia termasuk dalam negara-negara produsen utama untuk beberapa produk unggulan yang telah mendunia,” pungkas Eddy. (FKV)

Berita Terkait

Kemeriahan Nobar Final Piala Dunia 2026, Alun-Alun Timur Depok Dipadati Ribuan Suporter
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
Pasar Terbesar di Depok Bakal Ditata, Wawalkot Chandra Rahmansyah Pimpin Langsung Aksi Operasi Bersih
Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall

Berita Terbaru