Idris : “Penyelenggaraan Pemerintahan Untuk Sejahterakan Masyarakat”

- Reporter

Senin, 4 Desember 2017 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- “Sama-sama kita ketahui bahwa penyelenggaraan pemerintahan tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat, jadi siapapun yang terlibat dalam pemerintahan maupun komponen yang terkait kita semua bertanggung jawab dalam mensejahterakan masyarakat,” ujar Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris, MA saat Peresmian SP2D Online dengan BJB.

Orang nomor satu di Kota Depok mengingatkan bahwa tujuan penyelenggaraan pemerintahan tak lain dan tak bukan demi kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, lanjut Kiai Idris, agar kesejahteraan masyarakat terwujud, sedikitnya ada 3 kekuatan utama dalam pemerintahan ini yang diistilahkan dengan pilar. Ada pilar normatif dan ada juga pilar implementatif.

“Pilar-pilar Normatif ini juga kekuatan dalam penyelenggaraan pembangunan, baik tentunya pembangunan infrastruktur maupun pembangunan lainnya, dan yang kedua yang paling penting adalah pembangunan sumber daya manusia mentalitas dan spiritualitas, terang Kiai Idris.

Doktor Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Arab Saudi, ini menafikan bahwa kadang secara spiritualitas bagus namun secara mentalitas kurang. Artinya, tidak siap mentalnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berisiko. Perlu dicatat, lanjutnya, sumber daya manusia pada hakikatnya tonggak utama dimana sebaik-baiknya pemerintahan dan seindah-indahnya sistem perencanaan pemerintahan. Namun, jika sumber daya manusia tidak siap mentalnya maka akan sia-sia.

“Makanya suksesnya penyelenggaraan pemerintahan ini ada pada aparaturnya dan pada sumber daya manusianya,” jelas Kiai Idris.

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, pengelolaan keuangan. Jujur, sambung Kiai Idris, agak sedikit gagap kalau bicara masalah keuangan. Pasalnya, sebagai aparatur hanya menyebut angka yang jumlahnya triliuanan namun tidak pernah megang. Jadi, pengelolaan keuangan ini salah satu pilar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Tentunya membutuhkan pilar implementatif operasionalnya, pertama yang harus ditekankan adalah masalah komunikasi, komitmen dan spirit, tutup pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1961, itu.

Berita Terkait

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok
Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan
Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga
KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai
Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen
LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri
Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo
Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Berita Terbaru