Zero Waste City Program Unggulan Kota Depok

- Reporter

Selasa, 25 Oktober 2016 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Pemerintah Kota Depok melakukan konferensi pers Program unggulannya yaitu Zero Waste City di RM Mang Kabayan Margonda, Senin (24/10/2016).

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan bahwa Zero Waste City merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Depok. Dengan program ini, diharapkan Depok bebas sampah 2020. Selain itu juga, melalui program ini, membudayakan warga untuk memilah sampah, mulai dari tingkat rumah tangga.

“Untuk menangani permasalahan sampah yang luar biasa, kami akan terus melakukan berbagai tindakan agar lima tahun ke depan Depok dapat terbebas dari sampah,” Ujar Mohammad Idris.

Konferensi Pers Walikota Depok tentang Zero Waste City dan klarifikasi tentan Isu Partai Golkar Kota Depok
Konferensi Pers Walikota Depok tentang Zero Waste City dan klarifikasi tentan Isu Partai Golkar Kota Depok

Dirinya juga mengatakan, upaya mewujudkan Depok bebas sampah bukanlah pekerjaan mudah, namun Pemkot Depok terus melakukan berbagai upaya diantaranya dengan sosialisasi pemilahan sampah dan penerapan plastik berbayar.

“Mulai biasakan untuk memilah sampah sebagai wujud dalam menyukseskan program unggulan Kota Depok yaitu Zero Waste City,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Ety Suryahaty mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi pemilahan sampah. “Tiap individu menyumbang 0,5-0,75 gram sampah/hari, ini angka nasional. Hal ini disebabkan banyak hal, diantaranya perubahan perilaku manusia. Contohnya bayi juga sebagai penyumbang sampah, dimana dulu menggunakan popok kain namun saat ini banyak yang menggunakan diapers atau popok sekali pakai,” jelasnya.

Dalam menangani sampah, dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, yang organik diubah menjadi pupuk, yang masih bisa digunakan diolah kembali atau dibawa ke bank sampah, sementara residu  dibawa ke tpa, sehingga dengan pemilahan sampah mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA.

Berita Terkait

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok
Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan
Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga
KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai
Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen
LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri
Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo
Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Berita Terbaru