Sampai Dengan Tanggal 16 April, Disdukcapil Depok Laksanakan Perekaman e-KTP

- Reporter

Sabtu, 6 April 2019 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Pemilu Serentak 2019 untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota akan digelar pada 17 April mendatang, atau kurang dua pekan dari sekarang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok coba mengebut perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sebelum hari pencoblosan. Perekaman untuk kepemilikan e-KTP merupakan syarat supaya warga yang punya hak pilih dapat memberikan suaranya.

Agar semua warga Kota Depok dapat memilih, Disdukcapil Kota Depok masih melakukan perekaman hingga 16 April atau satu hari sebelum pesta demokrasi berlangsung. Bahkan, perekaman E-KTP digelar pada waktu libur di 63 kelurahan yang ada di Kota Depok.

“Hari libur tanggal 3, 6 dan 7 April 2019 tetap melakukan perekaman E-KTP di tiap-tiap kantor kelurahan. Di samping itu, perekaman harian pada hari kerja di kelurahan tetap berjalan sampai dengan tanggal 16 April 2019,” kata Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir, Jumat (5/4/2019).

Percepatan pelaksanaan perekaman tersebut, jelas Munir, mengacu pada SK Menteri Dalam Negeri Nomor: 471.13/2518 tentang Percepatan Perekaman KTP Elektronik.

Munir mengungkapkan, pada hari libur Rabu (3/4/2019) lalu, ada 403 orang yang merekam E-KTP di 63 kelurahan dengan syarat membawa Kartu Keluarga (KK). Jumlah ini, terus dikejar agar semua masyarakat mendapatan haknya dalam Pemilu nanti.

Tak hanya itu, dia menjelaskan bahwa Disdukcapil juga memberikan pelayanan jemput bola untuk perekaman E-KTP ke sekolah-sekolah dan kampus.

“Kami jemput bola ke sekolah dan kampus, melalui program Goes to Campus and School. Hal tersebut agar remaja yang berusia 17 tahun sebelum tanggal 17 April, bisa mempunyai KTP elektronik dan berhak ikut memilih,” bilang Munir.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Hendri Mahawan, mengatakan, sebanyak 20.195 jiwa warga Kota Depok belum melakukan perekaman E-KTP-el dari total penduduk 1.312.216 jiwa.
“Yang masuk dalam wajib E-KTP dan telah melakukan perekaman sebanyak 1.292.021 jiwa atau sekitar 98,46 persen,” ungkapnya.
Hendri menuturkan, pihaknya juga telah menyurati penduduk Kota Depok yang belum melakukan perekaman E-KTP agar lekas melakukannya.

“Pihak kelurahan sudah menyurati satu persatu masyarakat untuk segera merekam E-KTP. Mudah-mudahan target tercapai sebelum pemilu 2019 sudah 100 persen sesuai arahan dari Kemendagri,” kata Hendri.
Penulis : Ardiansyah Septian
Editor : Muthia Dewi Safira

 

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru