
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menekankan krusialnya peran Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Depok serta Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Kecamatan dalam meminimalkan kasus kanker di wilayahnya. Dorongan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, saat Pengukuhan Pengurus YKI Depok periode 2026-2031 dan Pelantikan PKTP Kecamatan se-Kota Depok di Aula Teratai Balai Kota Depok, sebagaimana dikutip dari portal berita resmi Pemerintah Kota Depok.
Dalam arahannya, Devi menegaskan bahwa keberadaan YKI dan PKTP tidak boleh sebatas memberikan bantuan pendampingan medis. Kedua lembaga tersebut dituntut mengambil posisi aktif di garis depan untuk mendorong langkah-langkah pencegahan dini sebelum masyarakat terpapar penyakit tersebut.
Devi pun merinci lima fokus utama yang wajib dijalankan oleh kedua organisasi penanggulangan kanker tersebut. Poin pertama menitikberatkan pada sosialisasi dan edukasi kesehatan menggunakan bahasa yang sederhana agar dapat dengan mudah menjangkau masyarakat di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga platform media sosial.
Poin kedua menitikberatkan pada pentingnya gerakan kesadaran deteksi dini untuk mengenali risiko kanker secara tepat guna menyelamatkan lebih banyak jiwa. Sementara poin ketiga mencakup pendampingan emosional bagi pasien serta keluarga yang membutuhkan dukungan mental, motivasi, dan arahan selama menjalani perawatan pengobatan.
Selanjutnya, poin keempat berfokus pada pemberdayaan para penyintas kanker agar pengalaman hidup mereka mampu membangkitkan semangat dan menginspirasi penderita lainnya. Adapun poin kelima menekankan penguatan kolaborasi serta jaringan kemitraan antarlektoral.
Devi mengakhiri imbauannya dengan menyatakan bahwa penanganan kanker membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid. Pemkot Depok tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan berkesinambungan dari YKI, PKTP, fasilitas pelayanan kesehatan, serta segenap tenaga medis.














