
BALI – Komisaris Utama PT PLN Energi Gas (PLN EG) Saiful Chaniago meninjau pembangunan infrastruktur gas yang menjadi bagian dari sistem pasokan energi untuk pembangkit listrik di Bali pada Kamis, 16 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran manajemen perusahaan untuk mengevaluasi perkembangan proyek sekaligus memastikan penyelesaiannya berjalan sesuai rencana.
Dalam peninjauan itu, Saiful memeriksa progres pembangunan infrastruktur, kesiapan fasilitas pendukung, serta sistem penyaluran gas yang akan memasok kebutuhan pembangkit listrik di Pulau Dewata. Menurut perusahaan, pengawasan lapangan diperlukan untuk memastikan proyek memenuhi standar keselamatan, kualitas konstruksi, dan target penyelesaian.
Saiful mengatakan pasokan gas bumi memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Bali. Seiring meningkatnya kebutuhan listrik akibat pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, dan aktivitas ekonomi, infrastruktur energi dinilai menjadi salah satu faktor penunjang keberlanjutan pasokan listrik.
“Setiap proyek strategis di sektor energi harus dikawal secara optimal agar dapat diselesaikan tepat waktu dan mampu menjamin keandalan pasokan energi bagi masyarakat,” kata Saiful dalam keterangannya di sela kunjungan.
Selain melakukan inspeksi lapangan, jajaran manajemen PLN Energi Gas juga berdiskusi dengan tim proyek mengenai perkembangan pekerjaan, hambatan yang masih dihadapi, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga proyek tetap berjalan sesuai jadwal.
PLN Energi Gas menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengawasan perusahaan terhadap pelaksanaan proyek strategis. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur gas dapat mendukung kebutuhan energi primer bagi pembangkit listrik, sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional.
Perusahaan berharap proyek tersebut dapat selesai sesuai perencanaan sehingga mampu meningkatkan keandalan pasokan gas bumi bagi pembangkit listrik di Bali. Infrastruktur itu juga diharapkan mendukung kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.















