Hukum Menutup Aurat Bagi Perempuan Muslimah Menurut Al-Qur’an dan Hadits

- Reporter

Rabu, 23 November 2022 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Perintah menutup aurat wajib hukumnya bagi perempuan muslimah. Mana saja bagian tubuh perempuan muslimah yang termasuk aurat sehingga harus ditutup?

Umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, keduanya mempunyai aurat yang harus ditutupi. Hal ini sebagaimana diperintahkan oleh Allah dalam qur’an surat An-Nur ayat 31 yang berbunyi:

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

Artinya: “dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (aurat), kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.”

Namun perlu diketahui bahwa laki-laki dan perempuan memiliki batasan aurat yang tidak sama.

Mengenai dengan aurat laki-laki, para ulama bersepakat mengenai aurat kaum laki-laki yaitu kemaluan bagian depan dan belakang. Untuk paha, pusar, dan lutut, para ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda, seperti tertulis dalam buku Fikih Wanita dan Keluarga karya Syekh Ahmad Jad.

Sedangkan untuk perempuan, Allah berfirman dalam qur’an surat Al-Ahzab ayat 59 mengenai tentang bagian-bagian aurat pada tubuh perempuan.

يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَاۤءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّۗ ذٰلِكَ اَدْنٰىٓ اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Artinya: “Wahai Nabi (Muhammad), katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin supaya mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Menurut satu pendapat, jilbab adalah sejenis baju kurung yang longgar yang dapat digunakan untuk menutup kepala, wajah, dan dada.

Ada pula sabda Rasulullah mengenai batasan aurat perempuan. Berdasarkan hadits Abu Daud, dari Sayyidah Aisyah r.a., ia berkata,

نَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

Artinya: “Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, ‘Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini’, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.”

Hadits lainnya berupa peringatan Rasulullah kepada para muslimah untuk menutup aurat bagian telapak kaki. Diriwayatkan oleh Ahmad dari Ummu Salamah r.a., ia berkata,

أنَّ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم لما قال في جرِّ الذيلِ ما قال قالت قلتُ يا رسولَ اللهِ فكيفبنا فقال جُرِّيهِ شبرًا ، فقالت (أم سلمة) إذًا تنكشفُ القدمانِ ، قال فجُرِّيهِ ذراعًا

Artinya: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika bersabda mengenai masalah menjulurkan ujung pakaian, aku berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah bagaimana dengan kami (kaum wanita)?’. Nabi menjawab: ‘Julurkan lah sejengkal’. Lalu Ummu Salamah bertanya lagi: ‘Kalau begitu kedua qadam (bagian bawah kaki) akan terlihat?” Nabi bersabda: ‘kalau begitu julurkan lah sehasta’.

Dijelaskan juga oleh Syekh Ahmad Jad bahwa para ulama tidak ada perbedaan pendapat mengenai batasan aurat perempuan. Seluruh tubuh perempuan adalah aurat, kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Aurat perempuan muslimah wajib hukumnya ditutup, baik saat shalat maupun di luar shalat.

Mengenai dengan wajah, kedua telapak tangan dan kedua kaki, para ulama mempunyai sedikit perbedaan pendapat. Madzhab Hanafi berpendapat,

“Muka dan kedua telapak tangan bukan aurat. Begitu juga dengan kedua kaki”.

Sedangkan madzhab Maliki, Syafi’i, dan Hambali berpendapat,

“Wajah dan kedua telapak kaki memang tidak termasuk aurat, akan tetapi kedua telapak kaki merupakan aurat dalam salat.”

Berita Terkait

Pemetaan Potensi SDM (Talent Mapping): Strategi Tepat Sasaran Membangun SDM Unggul di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor
2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia
KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow
Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan
PUPR Depok Tekan Potensi Banjir: 10.564 Kubik Sampah Dikeruk dari Kali Pesanggrahan, Ada Kasur hingga Pakaian Dalam
Persatuan Unit-Unit Sukamaju Gelar Donor Darah, Gebyar UMKM, dan Cek Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kolaborasi untuk Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:24 WIB

220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali

Kamis, 10 September 2026 - 20:21 WIB

Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 20:12 WIB

Penyaluran Bansos Pangan Bulog di Sawangan Berjalan Kondusif

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIB

PT Tirta Asasta Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kemiri Muka Depok

Kamis, 10 September 2026 - 20:03 WIB

Kasus ISPA di Depok Tembus 1.619, Dinkes Perketat Pemantauan Dampak Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Depok Minta Pengurus FKDS hingga Pokja Sehat Perkuat Kolaborasi Demi Mewujudkan Kota Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 22:15 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar

Rabu, 9 September 2026 - 22:05 WIB

Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang

Berita Terbaru