Kasus ISPA di Depok Tembus 1.619, Dinkes Perketat Pemantauan Dampak Abu Vulkanik

- Reporter

Kamis, 10 September 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIARANDEPOK.COM – DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi sejak Jumat (4/9/2026) malam.

Penanganan difokuskan pada pemantauan kualitas udara dalam ruangan oleh sanitarian puskesmas serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan gangguan saluran pernapasan di masyarakat.

Berdasarkan data yang terlaporkan melalui aplikasi RI DHIS2 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tercatat 281 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Depok pada 7 September 2026.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 1.619 kasus pada 8 September, sebelum turun menjadi 1.435 kasus pada 9 September 2026.

Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, mengatakan peningkatan kasus tersebut menjadi sinyal untuk memperketat pemantauan kesehatan di wilayah.

“Peningkatan gangguan pernapasan tersebut menjadi sinyal kewaspadaan epidemiologis, terutama dalam situasi adanya potensi paparan abu vulkanik. Abu vulkanik mengandung partikel halus yang dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memperberat keluhan pada kelompok rentan,” ujarnya.

Meski terjadi peningkatan kasus, Devi menegaskan jumlah tersebut belum dapat langsung disimpulkan sebagai dampak paparan abu vulkanik.

Menurutnya, ISPA dapat disebabkan berbagai faktor, seperti infeksi virus atau bakteri, kondisi cuaca, kualitas udara, hingga pola kunjungan dan kelengkapan pelaporan fasilitas pelayanan kesehatan.

Karena itu, Dinkes Depok akan melakukan surveilans aktif dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui perkembangan kasus di masing-masing wilayah.

“Kami akan memantau tren kasus ISPA harian di masing-masing Puskesmas dan wilayah. Serta, membandingkan dengan baseline periode sebelumnya, serta mengidentifikasi peningkatan kasus yang tidak biasa,” pungkasnya.

Berita Terkait

220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali
Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Penyaluran Bansos Pangan Bulog di Sawangan Berjalan Kondusif
PT Tirta Asasta Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kemiri Muka Depok
Doa Bersama Jurnalis di Depok untuk Keselamatan Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau
Wali Kota Depok Minta Pengurus FKDS hingga Pokja Sehat Perkuat Kolaborasi Demi Mewujudkan Kota Sehat
Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)
Transformasi Budaya Kerja, Ar-Rahman Islamic School Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor pada Workshop Budaya Kerja AIS SALAM Culture Day 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:24 WIB

220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali

Kamis, 10 September 2026 - 20:21 WIB

Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 20:12 WIB

Penyaluran Bansos Pangan Bulog di Sawangan Berjalan Kondusif

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIB

PT Tirta Asasta Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kemiri Muka Depok

Kamis, 10 September 2026 - 20:03 WIB

Kasus ISPA di Depok Tembus 1.619, Dinkes Perketat Pemantauan Dampak Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Depok Minta Pengurus FKDS hingga Pokja Sehat Perkuat Kolaborasi Demi Mewujudkan Kota Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 22:15 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Panmas Tanam 135 Pohon di Situ Rawa Besar

Rabu, 9 September 2026 - 22:05 WIB

Jalan Swadaya Bojongsari Direkonstruksi, Turap dan Guardrail Dipasang

Berita Terbaru