Kejar Target Penurunan Stunting, BKKBN Buat Video Edukasi DASHAT

- Reporter

Jumat, 29 April 2022 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Presiden Joko Widodo telah menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Ketua Pelaksanaan program percepatan penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

Penunjukan BKKBN tersebut atas pertimbangan bahwa BKKBN memilik sumberdaya sampai akar rumput.

Tidak hanya tenaga penggerak yang terdiri dari Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) serta Kader KB, BKKBN juga memiliki program berbasis desa dan berbasis kelompok masyarakat yang berperan memfasilitasi terwujudnya keluarga sejahtera.

Setelah penunjukan itu, BKKBN bergerak cepat dengan melakukan kajian dan menata kembali pengelolaan penurunan stunting. Mengingat bahwa risiko stunting dipengaruhi oleh faktor spesifik dan sensitif, maka di tingkat lini lapangan BKKBN menggunakan pendekatan konvergenitas dan partisipatif.

Implementasinya dilakukan dengan mengoptimalkan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana – Bangga Kencana – yang terintegrasi dengan program lain yang mencakup intervensi pada kedua faktor tersebut.

Konsep integrasi dan konvergensi akan dilaksanakan di Kampung Keluarga Berkualitas. Keterlibatan beberapa program dari berbagai kementerian dan lembaga, dan didukung oleh pihak swasta telah dilaksanakan di Kampung KB untuk mencapai tujuan yang sama yaitu membentuk keluarga sejahtera dan keluarga berkualitas.

Ini merupakan suatu potensi besar untuk pemberdayaan berbasis masyarakat dan keluarga dalam upaya penurunan stunting.

Atas dasar inilah maka menjadi pertimbangan BKKBN untuk melaksanakan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas

Dalam rangka mengedukasi masyarakat menjalankan program DASHAT, selama 2 hari BKKBN melakukan pembuatan video edukasi bagaimana membuat makanan yang bergizi dan sehat bagi keluarga untuk mencegah stunting.

Pengambilan video dilakukan di kampung KB Sampora Legok, Cibinong, Kabupaten Bogor, 27-28 April 2022.

Menurut Ibu Ani dari BKKBN, DAHSAT bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui optimalisasi sumber daya pangan lokal dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting di tingkat desa/kelurahan.

Intervensi terhadap Keluarga Risiko Stunting melalui kegiatan DASHAT akan difokuskan pada kelompok sasaran prioritas utama, yaitu: baduta/balita; ibu hamil; dan ibu menyusui.

Lebih jauh, secara khusus, DASHAT bertujuan untuk menyediakan sumber pangan sehat dan padat gizi untuk masyarakat, khususnya keluarga risiko stunting, yaitu keluarga yang memiliki anak bayi dan balita, ibu hamil, ibu menyusui dan calon pasangan usia subur atau calon pengantin.

Selanjutnya mengolah dan mendistribusikan makanan tambahan bernutrisi seimbang kepada keluarga risiko stunting, memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan pangan sehat bergizi berbasis sumber daya lokal.

Juga memberikan KIE gizi dan pelatihan kepada keluarga risiko stunting untuk pencegahan dan penanganan stunting dan penyiapan generasi emas, memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok usaha keluarga atau masyarakat untuk memproduksi pangan sehat dan padat gizi sesuai dengan kearifan lokal.

Terakhir mendorong munculnya kelompok usaha keluarga dan masyarakat yang berkelanjutan di tingkat lokal, dengan tetap memprioritaskan tujuan mendukung pencegahan stunting dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

DASHAT mengedepankan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian utama kegiatan dengan pendekatan sociopreneurship (kewirausahaan sosial).

Pendekatan sociopreneurship digunakan untuk memastikan DASHAT dapat dioperasionalisasikan secara mandiri dan berkelanjutan, dengan tetap memprioritaskan tujuan utama untuk menyediaan makanan sehat dan bergizi bagi target layanan, sebagai bentuk nyata dalam upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Keberhasilan program DASHAT sangat bergantung pada peran Penyuluh KB di lini lapangan.

“KIE dari penyuluh KB, berupa ajakan/himbauan kepada masyarakat, tentang perlunya kesadaran menjaga asupan gizi yang tepat dengan memahami menu yang sehat, untuk melahirkan anak yang optimal, sehat dan berkualitas sangat dibutuhkan agar program DASHAT sukses,” tandas Ibu Ani./Naz

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Distribusikan 7 Hewan Qurban Tahun 2026, Ajarkan Makna Pengorbanan dan Ilmu Praktis kepada Santri.

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB

Berita

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:15 WIB