Bantu Polrest Metro Depok dalam Vaksinasi, Dokter Leivina Mega beberkan Cara Kerja Vaksin Covid 19

- Reporter

Sabtu, 4 September 2021 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Dokter Leilevina Mega bersama para dokter muda  membantu Polrest Metro Depok dalam Vaksinasi Covid 19 di satpas 1221 Pasar Segar Depok, pada Sabtu (04/09/2021).

Dalam kesempatan tersebut Dokter Mega menjelaskan kriteria umum persyaratan bagi warga yang mau divaksin.

“Peserta vaksin harus sehat, adapun usia peserta tergantung dari jenis vaksin yang mau diambil,” ujar Dokter Mega.

Menurutnya usia peserta tergantung dari jenis vaksin, kalau jenis vaksinnya Sinovac, Moderna, ataupun Pfizer maka umur peserta  dari 12 tahun keatas. Jika vaksin nya AstraZeneca maka untuk peserta usia diatas 18 tahun.

“Syarat yang pertama sehat dan syarat yang ke dua yaitu usia, dan syarat yang ketiga nya tentu saja tanpa ada nya paksaan dari pihak mana pun, mau dari orang tua atau siapa pun,” ujar dokter Mega.

Dirinya menambahkan Vaksin itu hak setiap orang, akan tetapi setiap orang mempunyai hak juga untuk menolak tidak di vaksin. Lalu sisa nya tergantung orang tersebut apakah memiliki suatu penyakit tertentu apa tidak, kalau orang tersebut memiliki suatu penyakit dan masih dalam penyakit yang di kategorikan ringan dapat mengikuti jenis vaksin nya.

“Vaksinnya berjenis Sinovac sifat vaksin nya adalah virus yang dimatikan, virus covid dilemaskan dan dimatikan, lalu di suntikan dimasukan ketubuh manusia jadi efek sampingnya karena virus nya lemah sehingga efek ditubuhnya pun sedikit, jadi istilahnya sistem anti body yang dicetuskan tidak akan terlalu banyak maka efektifitasnya hanya 50% sampai 60% saja,” jelas dokter Mega.

Dokter Mega melanjutkan jenis vaksin seperti Moderna, pfizer, AstraZeneca mereka itu virus vaksin yang dibuat, virus covid yang diambil inti DNA nya (intera) nya diambil lalu dibuat atau dimanipulasi dibuat serupa seperti itu terus dimasukan ke tubuh, makanya kenapa efek samping lebih serem istilahnya seperti itu. Akan tetapi efektifitas nya jauh lebih bagus dari Sinovac. Karena sudah dibuat sama dengan yang dimasukan ke dalam tubuh manusia sehingga apa bila bertemu dengan virus beneran nya sudah kenal.

“Jadi apabila terkena virus covid orang yang di vaksin dengan jenis vaksin Moderna, Pfizher, ataupun AstraZeneca mereka sakit nya tidak akan sakit separah, seperti pada orang yang tidak di vaksin covid sama sekali. Jadi fungsi nya vaksin sendiri bukan yang benar benar yang menolak bala, akan tetapi untuk mencegah pada saat kena kita akan terasa seperti orang terkena flu biasa saja, malah akan tidak ada nya gejala sama sekali. Dan recoveri nya akan lebih cepat,” jelas dokter Mega.

(Diana Hanny)

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB