KLIMIS: “Mohammad Idris Berhasil Bangkitkan Seni, Budaya dan Lingkungan Kota Depok

- Reporter

Minggu, 22 Desember 2019 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Jum’at (20/12) Komunitas Loyalis Mohammad Idris (KLIMIS) adakan ngobrol pintar (Ngopi) di Rustic Cafee, Jl. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok. Ngopi kali ini mengenai kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam bidang seni, budaya dan lingkungan.

Hadir dalam Ngopi tersebut yaitu Ramli, S.Pdi (mewakili unsur komunitas lingkungan Saung Abah), Rizky Pratama (mewakili guitar Community Indonesia Chapter Jakarta), Adi Al-Ghifari (mewakili komunitas Budaya Lumbuk) dan Rahmat Naufal (Aktivis dan Asdos PNJ). Terlihat pula perwakilan  Komunitas Literasi Kota Depok (Baldan Fathullah), Aktivis Pemuda Muhammadiyah (Reza Pahlevi), Tokoh Masyarakat Bojongsari (H. Husen), Guru teladan mampang (H. Ipang Maulana) dan praktisi Komunikasi dan Informasi (Utoyo Hardjito).

Dalam kesempatan itu perwakilan Komunitas Saung Abah, Ramli mengatakan bahwa satu prestasi Pemkot Depok yang tidak bisa diabaikan adalah keberhasilan meraih piala Adipura tahun 2017. Menurutnya sejak Kota Depok diresmikan tahun 1999 sampai dengan tahun 2015 Piala Adipura masih jauh dari genggaman.

“ Setelah 17 tahun, Piala Adipura berhasil diraih oleh Pemkot Depok dibawah arahan Wali Kota Depok, Mohammad Idris,” ujar Ramli.

Ramli menambahkan Komunitas Saung Abah menyadari bahwa Pemkot Depok tidak bisa sendirian dalam merawat dan menjaga lingkungan, oleh karena itu pihaknya akan melakukan kegiatan edukatif tentang pengtingnya menjaga dan merawat lingkungan.

“ Komunitas Saung Abah akan mengadakan program penanaman pohon disepanjang perbatasan daerah Depok, kamipun menawari kerja sama aksi ini dengan teman-teman KLIMIS dan direspon baik oleh Ust. Rohmat Rospari sebagi Ketua KLIMIS,” ujar Ramli.

Sementara itu, Rizky Pratama (Guitar Community Indonesia Chapter Jakarta) mengatakanbahwa saat ini seni musik di Kota Depok kembali hidup. Dikatakannya pada awal pemerintahan Wali Kota Depok, Mohammad Idris beliau berhasil mengangkat musik jalanan lebih dihargai melalu kerjasama beberapa pusat perbelanjaan di Depok untuk memberikan space bermusik bagi musisi jalanan.

“Wali Kota Depok, Mohammad Idris setahu saya akan memberikan ruang bermusik di alun-alun Kota Depok, serta menyediakan space bermusik dibeberapa pusat perbelanjaan,” ujar Rizky.

Tak mau ketinggalan dari wakil Budaya, Adi Al-Ghifari (Komunitas Lumbuk) mengatakan bahwa budaya Depok yang lekat dengan Betawi dan silat, dimasa kepemimpinan Wali Kota Depok, Mohammad Idris selalu ditampilkan dan mendapat tempat diberbagai kegiatan dan event Pemkot Depok.

“ Budaya Palang Pintu dan Rebut dandang selalu menjadi pembuka setiap kegiatan Pemkot Depok, belum lagi Wali Kota Depok, Mohammad Idris selalu berpantun setiap kali memberikan sambutan baik resmi ataupun tidak resmi,” ujar Adi Al-Ghifari.

Ngopi inipun diwarnai dengan perdebatan yang penuh logika dan adu data, ini terjadi tatkala rahmat nauval, aktivis dan asdos PNJ mempertanyakan ukuran dan standard keberhasilan Wali Kota Depok dalam hal seni, budaya dan lingkungan. Menurutnya masih banyak pelaku seni dan budaya yang belum diperhatikan, bahkan dari segi lingkungan ternyata Pemkot Depok tidak berhasil mempertahankan Piala Adipura ditahun 2018.

Menanggapi hal ini, Tokoh Pemuda Muhammadiyah, Mohammad Reza Pahlevi mengatakan bahwa dalam menilai kinerja Pemkot Depok hendaklah objektif dan jangan subjektif.

“Saya rasa prestasi-prestasi yang berhasil diraih Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang diberikan oleh lembaga-lembaga negara tentu ada ukuran dan barometernya, terlebih penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden atau Menteri, ini merupakan prestasi kerja Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan tim nya yang perlu di apresiasi,” ujar pria yang akrab dipanggil Josh.

H. Husen seorang tokoh masyarakat Bojongsari juga ikut menambahkan bahwa dari segi Seni musik, meskipun terjadi Pro-Kontra lagu “hati-hati dijalan” di Lampu merah, namun itu berhasil membuat Kota Depok menjadi viral positif bahkan di ikuti oleh beberapa pemerintah daerah lainnya.

“Wali Kota Depok, Mohammad Idris seorang pecinta seni dan musik, karena beliau gemar sekali berpuisi dan menyanyikan lagu-lagu lawas karya ebiet. G. Ade dalam beberapa event resmi maupun santai,” pungkas H. Husen.

 

Berita Terkait

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok
JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas
Pemkot Depok Sediakan Ruang Publik untuk Lansia Tetap Aktif dan Produktif
DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok
Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif
Betonisasi Jalan Sawangan Permai Dimulai, Kontraktor Terapkan Rekayasa Buka Tutup Jalur
DPRD Depok Soroti Persoalan TPA Cipayung, Babai: Baru Era Supian-Chandra Ditangani Serius
Tirta Asasta Depok Beri Kompensasi Pelanggan Terdampak Gangguan Air, Dapat Potongan Tagihan 10 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:50 WIB

Peluang Baru Industri Kreatif: Depok dan Banten Jajaki Kolaborasi Kerajinan Lokal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

HUT ke-27 DPRD Depok, Supian Suri Ajak Perkuat Sinergi demi Harapan Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 16:03 WIB

Muslimat NU Depok Peringati Maulid Nabi di Balai Kota, Paparkan Capaian Program Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 15:28 WIB

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:13 WIB

DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 14:58 WIB

Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif

Sabtu, 5 September 2026 - 12:42 WIB

Persiapan Tempat Pertandingan Porprov XV Jabar 2026 di Depok Masuki Tahap Akhir

Berita Terbaru

Berita

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:32 WIB

Berita

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:28 WIB