
Siarandepok.com – DEPOK – Program Jualan UMKM Sama-Sama (JUSS) kembali digelar di Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk, memperluas konsumen, sekaligus mengasah kemampuan dalam mengembangkan usaha.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Nelson Da Silva Gomes, mengatakan upaya mendorong UMKM naik kelas tidak cukup hanya dengan dukungan modal. Menurutnya, mental dan pola pikir untuk terus berkembang menjadi hal utama yang harus dimiliki pelaku usaha.
“Selama ini kita selalu berhitung syaratnya harus modal. Ternyata salah, modal itu urutan, dalam manajemen modern itu sekitar urutan ketujuh. Yang pertama itu adalah mental,” ujar Nelson saat membuka kegiatan, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Nelson, permodalan memang menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan pelaku UMKM. Namun, modal bukan satu-satunya penentu keberhasilan usaha. Pelaku usaha juga harus berani mengambil peluang, memiliki kemauan berkembang, dan mampu membaca kebutuhan pasar.
DKUM Depok terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui pelatihan, bimbingan, hingga membantu membuka akses pembiayaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan mental kewirausahaan.
Nelson menilai JUSS menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan akses pemasaran secara langsung kepada pelaku UMKM. Pemerintah, kata dia, perlu menghadirkan kegiatan yang mampu menarik masyarakat sehingga pelaku usaha memiliki ruang untuk berjualan.
“Tugas pemerintah hari ini adalah menyelenggarakan event-event yang bisa men-support, menghadirkan orang banyak, sehingga teman-teman UMKM punya medium untuk mereka berjualan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti JUSS tidak hanya membantu meningkatkan omzet, tetapi juga melatih pelaku UMKM berinteraksi dengan konsumen, memahami kebutuhan pasar, memperkenalkan produk, dan membangun jaringan usaha.
Nelson juga mendorong pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk terus menyediakan ruang bagi UMKM. Kolaborasi dengan perbankan juga dinilai penting untuk memperluas akses pembiayaan dan dukungan usaha.
“Bank seperti Mandiri dan BNI itu welcome sekali. Kecamatan bisa mengundang mereka untuk ikut berperan dalam kegiatan UMKM,” tandasnya.
Melalui JUSS, Pemkot Depok berupaya membuka akses pemasaran sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membaca pasar dan membangun jejaring. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong UMKM semakin mandiri dan naik kelas.














