Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor

- Reporter

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pondok Pesantren Daarul Muttaqien yang berlokasi di Jl. Raya Parung Bogor No.KM 41, Jabon Mekar, Kec. Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi dalam Pemetaan SDM & Pengembangan Potensi Minat & Bakat Santri Bersama Primage Genetik Mapping Program.

Kegiatan ini langsung diisi oleh Dr Awaluddin Faj, selaku Konsultan Primagen dan praktisi dalam pemetaan di lembaga Pendidikan Islam, kegiatan ini diikuti oleh pimpinan pesantren, jajaran pimpinan lembaga, guru dari TKIT, SDIT, SMPIT dan TMI.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya kerja yang produktif berdasarkan hasil analisa sekaligus pemetaan kemampuan SDM juga sosialisasi tes minat, bakat, potensi diri, IQ, EQ, Kecerdasan Majemuk, Gaya kerja, Gaya Belajar, Kemampuan Alami dan Motivasi bagi peserta didik.

Dr Awaluddin Faj, M.Pd sebagai Praktisi dan Konsultan Pendidikan Islam Mengatakan bahwa Dalam dunia pendidikan yang semakin dinamis, Tes Minat Bakat Primagen menjadi alat yang sangat penting untuk membantu siswa menemukan jalur terbaik sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

Tes Primagen dalam menentukan minat bakat siswa dan karakter lainnya bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting dalam merancang strategi belajar, memilih jurusan yang sesuai, hingga merencanakan masa depan pendidikan dan karier serta menjadi alat eksplorasi diri.

Sidik jari dikenal sebagai identifikasi pribadi yang unik bagi setiap individu. Pola-pola pada sidik jari bisa dibedakan dengan sangat rinci, membuatnya sering digunakan dalam aplikasi keamanan dan identifikasi personal.

Dalam teknologi, istilah sidik jari juga merujuk pada “sensor sidik jari” atau “pemindai sidik jari.”

Penerapan teknologi fingerprint melibatkan algoritma untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola sidik jari dengan akurat. Teknologi ini memberikan kemudahan karena tidak memerlukan pengingatan kata sandi atau PIN.

Dalam Sains modern membuktikan bahwa sidik jari terbentuk sejak janin berusia 13 minggu di dalam kandungan. Pola itu selesai sebelum bayi lahir, dan tidak akan berubah seumur hidup, meskipun kulit bisa tergores atau mengalami luka.

Beberapa fakta penting tentang sidik jari:
1. Unik: tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari sama, bahkan kembar identik sekalipun.
2. ⁠Permanen: pola dasar tidak berubah sepanjang hidup.
3. ⁠Ilmiah: berkaitan dengan sistem syaraf dan perkembangan otak janin.

Karena keunikannya, sidik jari dipakai untuk berbagai kepentingan: dari identifikasi kriminal, sistem keamanan biometrik, hingga absensi digital.

Salah satu inovasi terbaru di Indonesia adalah PRIMAGEN (Genetic Mapping Program), yaitu alat tes minat bakat berbasis sidik jari.

PRIMAGEN.id hadir sebagai jawaban atas kegelisahan banyak orang tua yang sering bingung mengenali bakat anak. Dengan metode ilmiah berbasis biometrik, PRIMAGEN memindai sidik jari anak lalu mengolahnya menjadi laporan komprehensif tentang kecerdasan dominan, gaya belajar, hingga potensi karier.

Keunggulan PRIMAGEN:

1. Akurat dan ilmiah: menggunakan teknologi analisis sidik jari yang sudah terbukti dalam penelitian internasional.

2. Holistik: hasil mencakup kecerdasan logis, linguistik, musikal, visual, kinestetik, interpersonal, dan intrapersonal.

3. Personalized: membantu orang tua merancang pola asuh sesuai karakter bawaan anak.

4. Praktis: cukup sekali tes, hasilnya berlaku seumur hidup.

Dengan PRIMAGEN, pesantren, sekolah dan orang tua dapat berkolaborasi lebih tepat dalam mendidik anak. Setiap siswa tidak lagi dipaksa mengikuti standar yang sama, tetapi diarahkan sesuai keunikan masing-masing.

Sidik jari bukan sekadar guratan di kulit manusia. Ia adalah bukti kuasa Allah, tanda keunikan setiap individu, dan kini terbukti memiliki manfaat besar dalam pendidikan.

Dengan memahami sidik jari, kita tidak hanya semakin yakin pada kebesaran Allah, tetapi juga bisa membangun generasi yang lebih siap menghadapi masa depan. Ujar Alumni Doktoral UIKA Bogor ini.

Informasi dan konsultasi seputar tes Minat Bakat, Potensi Diri, Menentukan Jurusan, IQ, EQ, Motivasi, Gaya Belajar melalui Sidik Jari Primagen, bisa hubungi 0878-8998-3338

Berita Terkait

Pemkot Depok Peringati 1 Muharram 1448 H dengan Pengajian Al-Hikam dan Santunan Anak Yatim
Menjaga Keasrian Pondok Cina: Langkah Nyata Merawat Wajah Kota Depok
SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Bunda Forum Anak Depok Ajak Anak Jaga Kesehatan Mental dan Bijak Manfaatkan Teknologi
Ketua RW 15 Kemirimuka Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Digunakan untuk Kepentingan Warga
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Satpol PP Depok Lakukan Pembongkaran Puluhan Bangunan Liar di Tapos Usai Adanya Laporan ‘Kopi Pangku’

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pemkot Depok Peringati 1 Muharram 1448 H dengan Pengajian Al-Hikam dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:12 WIB

Menjaga Keasrian Pondok Cina: Langkah Nyata Merawat Wajah Kota Depok

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:09 WIB

Akses Kesehatan Makin Mudah, 711 Buruh di Depok Terima Kartu Bhayangkara Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:53 WIB

Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:29 WIB

Ketua RW 15 Kemirimuka Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Digunakan untuk Kepentingan Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:14 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:19 WIB

Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru