
Siarandepok.com – Depok – Kelurahan Ratu Jaya sukses melaksanakan program Wisata Keberagaman tahun 2026 sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, serta membangun lingkungan dengan kekompakan antarwarga di RW 11 Permata Depok Regency, cluster Jade.
Lurah Ratu Jaya, Irwan Sejati membuka acara mengapresiasi pelaksanaan kegiatan program Wisata Keberagaman tersebut. Menurutnya, menjadi efektif sarana mewujudkan kebersamaan untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat serta saling bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok.
“Saya makin memahami wisata ini memberikan sebuah kekuatan dan persatuan yang harus dijaga dan dilestarikan. Ini juga menjadi sarana yang baik untuk menumbuhkan rasa saling menghormati, dan memperkuat toleransi antarumat beragama maupun perbedaan suku dan budaya,” ujarnya.
Selain itu, Ketua RW 11 Ratu Jaya, Hendra Sanjaya mengatakan, kegiatan dilaksanakan pada 4 Juli 2026 dengan mengunjungi tiga titik lokasi, yakni Kawah Putih, Emte Highland (air Panas) dan Patuha Resort Ciwidey Bandung.
Menurutnya, dalam kegiatan wisata ini para peserta diajak mengenal sejarah jawa barat salah satu Kisah tentang Kawah Putih Ciwidey diketahui berawal pada abad ke-10. Di masa lampau, terjadi sebuah letusan Gunung Patuha yang sangat hebat di waktu itu.
“Saya selaku ketua RW 11 serta pengurus RW dan RT mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok dengan adanya wisata keberagaman ini kami bisa saling mengenal satu sama lain agar bisa bersinergi dengan program program pemerintah yang ada.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke
Emte Highland berendem air panas dan Patuha Resort Ciwidey untuk mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan seperti audiensi bersama pa Lurah, LPM dan ramah tamah.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan diikuti berbagai unsur masyarakat seperti perangkat lingkungan, pengurus RW, kader Posyandu, Posbindu, karang taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh lintas agama. Peserta dari RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04,” imbuhnya.
Ketua Pelaksana, Moch. Junaedi Musliman Menilai, kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan membangun lingkungan yang harmonis.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, karena kalau sudah dikumpulkan seperti ini rasanya berbeda. Silaturahminya terasa erat dengan kekeluargaan, kebersamaan tumbuh, warga jadi lebih guyub. Bahkan tetangga yang sebelumnya belum terlalu akrab jadi saling mengenal,” tutupnya.















